Internasional

Intelijen Korsel Pastikan Kim Jong Un Sehat Walafiat

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 April 2020 11:05
FILE - In this Saturday, April 11, 2020, file photo provided by the North Korean government, North Korean leader Kim Jong Un attends a politburo meeting of the ruling Workers' Party of Korea in Pyongyang. The South Korean government is looking into reports that North Korean leader Kim is in fragile condition after surgery. Officials from South Korea’s Unification Ministry and National Intelligence Service couldn’t immediately confirm the reports citing an anonymous U.S. official who said Kim was in “grave danger.” Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. Korean language watermark on image as provided by source reads:
Jakarta, CNBC IndonesiaKorea Selatan meminta semua pihak berhati-hati di tengah isu meninggalnya Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Pasalnya, negeri itu tidak mendeteksi gerakan tidak biasa di Korut.

Pada sebuah forum tertutup, Menteri Unifikasi Korsel Kim Yeon-chul mengatakan pemerintah Korsel yakin bahwa tak ada hal aneh terjadi. Kim Yeon-chul adalah menteri yang mengawasi keterlibatan dengan Korut.

"Pemerintah memiliki kemampuan intelijen untuk mengatakan hal tersebut dengan keyakinan, bahwa tidak ada yang tidak biasa sedang terjadi," katanya sebagaimana ditulis Reuters, Senin (27/4/2020).


Hal senada juga dikatakan Moon Chung-in, penasihat kebijakan luar negeri utama Presiden Korea Selatan Moon Jae-In. "Posisi pemerintah kita tegas," ujarnya ke CNN International.

"Kim Jong Un masih hidup dan sehat. Dia telah tinggal di daerah Wonsan sejak 13 April. Sejauh ini tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi," katanya lagi.

Spekulasi mulai muncul setelah Kim tidak menghadiri acara perayaan ulang tahun sang ayah Kim Jong Il dan kakek Kim Il Sung pada 15 April lalu, yang juga menjadi hari libur nasional di Korut.

Media AS sempat melaporkan bahwa intelijen Amerika Serikat sedang memantau Kim. "Dalam bahaya besar setelah operasi," kata seorang pejabat AS.

Meski begitu pejabat AS lainnya mengatakan bahwa kondisi kesehatan Kim sulit untuk dikonfirmasi. Bahkan Presiden AS Donald Trump sempat berujar berita itu palsu.

The Daily NK, situs web berbasis Seoul yang biasa mengumpulkan informasi dari informan Korut, secara terpisah melaporkan bahwa Kim menjalani memang melakukan operasi kardiovaskular. "Namun sudah pulih," tulis medis itu.

Mereka juga menuliskan jika kesehatan Kim memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Ini akibat kegiatan merokok-nya yang cukup kuat, obesitas, dan terlalu banyak bekerja.

Media tersebut juga mengatakan Kim berada di vila di daerah resor Gunung Kumgang, Hyangsan di pantai timur negeri itu. Namun media itu juga mengatakan masih sulit untuk memverifikasi laporan yang didapat dari seseorang di Korut.

Berita mengenai kesehatan pemimpin Korut adalah salah satu rahasia negara yang paling dijaga ketat. Hal ini biasanya hanya diketahui oleh segelintir orang di lingkaran dalam kepemimpinan.

[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading