Internasional

AS Jadi Episentrum Baru Corona, Trump Telpon Xi Jinping

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 March 2020 11:19
AS Jadi Episentrum Baru Corona, Trump Telpon Xi Jinping
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku akan menghubungi Presiden China Xi Jinping. Dalam sebuah konferensi pers, Trump mengatakan bahwa dia akan berbicara dengan Xi pada Kamis (36/3/2020) pukul 21:00 malam waktu setempat.

Trump mengatakan dia dan Xi akan membahas pandemi corona dan kejatuhan ekonomi besar-besaran karena lockdown sejumlah negara. Mungkin, kata Trump, ia dan Xi juga akan membahas rencana untuk menegosiasikan perjanjian perdagangan keduanya.

Hal ini mengejutkan. Apalagi Trump berulang kali menyebut COVID-19 sebagai "virus China".


Trump menggunakan frasa tersebut karena virus itu pertama kali muncul di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Pernyataan tersebut membuat warga China marah dan memperburuk keadaan antar kedua negara.

Menurut Trump, ia mengatakan hal tersebut hanya untuk membalas penyataan seorang pejabat kementerian luar negeri China. Sebelumnya pejabat Kementerian Luar Negeri China menyampaikan teori konspirasi bahwa tentara AS yang membawa virus tersebut ke China.

"Tidak, itu datang dari China. Jika mereka merasa sangat kuat tentang hal itu, kita akan lihat," ujar Trump.

Amerika Serikat (AS) kini menjadi negara dengan kasus pasien terinfeksi corona (COVID-19) terbanyak di dunia. Dikutip dari situs Worldometers, pada Jumat (27/3/2020) pukul 10:00 WIB, pasien positif di negara Paman Sam secara kumulatif adalah 85.489 orang.

Pada Kamis (26/3/2020), terdapat penambahan kasus hingga 13.968. Ini menggeser posisi China yang sebelumnya ada di urutan teratas, dengan 81.285, di mana ada tambahan 67 kasus baru.

Jumlah pasien meninggal di AS juga naik menjadi 1.1.77 orang. Sebelumnya ada tambahan 150 orang di hari sebelumnya. Sedangkan, pasien sembuh sebanyak 1.864 orang.

Ada lima negara bagian dengan kasus terbanyak. New York (37.738), New Jersey (6.876), California (3.829), Michigan (2.856), dan Washington (2.588). Angka pasien meninggal terbanyak ada di New York dan Washington, masing-masing 385 dan 132 orang.


[Gambas:Video CNBC]






(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading