Ratusan Napi Kena Corona di 2 Penjara, China Pecat 7 Pejabat

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
21 February 2020 19:53
Sebanyak ratusan narapidana di dua penjara terkena corona, 7 pejabat dipecat
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 234 narapidana diketahui terinfeksi corona di dua penjara yang berada di luar provinsi Hubei, China. Kedua penjara itu masing-masing ada di provinsi Shandong utara dan provinsi timur Zhejiang. 


Akibat hal itu, pejabat tinggi yang dianggap bertanggung jawab atas penyebaran itu dipecat, kata pihak berwenang, Jumat (21/2/2020).
 
"Pihak berwenang memecat kepala departemen kehakiman provinsi di Shandong setelah penyebaran wabah di penjara Rencheng di kota Jining terdeteksi. Secara keseluruhan, 207 orang di penjara itu dinyatakan positif." tulis Reuters, Jumat.
 
Penjara itu melaporkan kasus pertamanya terjadi pada seorang petugas penjara pada 13 Februari. Akibat itu, tujuh petugas penjara juga dipecat, kata pihak berwenang dalam media briefing.

[Gambas:Video CNBC]





 
"Wabah itu menunjukkan bahwa beberapa departemen melaksanakan tanggung jawab mereka dengan buruk, pekerjaan mereka tidak solid dan tindakan pencegahan epidemi tidak akurat," kata Yu Chenghe, wakil sekretaris jenderal pemerintah provinsi Shandong.
 
Pejabat kesehatan Shandong mengatakan mereka telah menunjuk rumah sakit di Jining untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus dan juga akan mengalokasikan fasilitas di dalam penjara untuk perawatan. Pemerintah China telah mengirim tim medis untuk menyelidiki kasus tersebut.
 
Sementara itu di provinsi Zhejiang, 27 tahanan baru ditemukan terinfeksi di penjara minggu ini.
 
"Direktur dan ketua Partai Komunis penjara Shilifeng di Zhejiang dipecat dan penyelidikan atas wabah telah dijalankan," kata pemerintah provinsi di situs media sosialnya.
 
Penemuan kasus virus corona di dua penjara itu terjadi di saat jumlah korban terjangkit virus asal Wuhan itu terus bertambah di seluruh dunia, utamanya di China.
 
Per Jumat, korban terjangkit COVID-19 secara global mencapai 76.727 kasus dan korban tewas mencapai angka 2.247 orang. Sementara itu, pasien terjangkit virus corona yang dinyatakan sembuh ada sebanyak 18.657 orang, menurut data Johns Hopkins CSSE.
 
Sebelumnya di provinsi pusat wabah, Hubei, juga telah melaporkan kasus penularan corona di dalam penjara. Di Hubei ada total 271 kasus infeksi di dua penjara. Di mana sebanyak 230 kasus itu terjadi di penjara wanita di Wuhan, menurut surat kabar Hubei Daily.
 
"Gubernur penjara wanita telah dipecat karena gagal mengendalikan penyebaran virus," kata surat kabar itu.
(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading