Internasional

AS Tuding China Pembohong, Ada Apa?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
17 February 2020 07:42
Tudingan AS ke China menyangkut juga permasalahan laut di Vietnam, Filipina dan Indonesia.
Jakarta, CNBC Indonesia - Hubungan antara negara China dan Amerika Serikat (AS) rupanya agak memanas. Dalam Konferensi Keamanan Munich yang digelar Sabtu (16/2/2020), Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper menuding China melakukan kebohongan.

"China melanggar zona ekonomi eksklusif Vietnam, Filipina, dan Indonesia. Mereka memiliki pertikaian perbatasan atau maritim dengan hampir setiap negara yang berbatasan dengannya," kata Pompeo dalam pidatonya, dikutip dari CNBC Internasional.




"Dan mari kita bicara sejenak tentang dunia lain, keamanan dunia maya. Huawei dan perusahaan teknologi yang didukung negara China lainnya adalah kuda Trojan untuk intelijen China," tambahnya.

Senada dengan Pompeo, secara berturut-turut, Esper juga mengatakan bahwa Beijing melakukan strategi jahat melalui perusahaan telekomunikasi Huawei.

"Sangat penting bahwa kita sebagai komunitas internasional sadar akan tantangan yang disajikan oleh manipulasi China terhadap tatanan berbasis aturan internasional yang sudah lama ada," ujar Esper.



Sementara itu, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi tentu menolak tudingan tersebut. Wang mengatakan bahwa kritik AS terhadap Beijing adalah kebohongan. Di sisi lain, Wang juga menyalahkan Washington atas hubungan yang kacau antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

"Akar penyebab semua masalah dan masalah ini adalah bahwa AS tidak ingin melihat perkembangan dan peremajaan China yang cepat, apalagi mereka ingin menerima keberhasilan negara sosialis, tetapi itu tidak adil, China memiliki hak untuk berkembang," kata Wang saat diskusi di kesempatan yang sama.

Wang menambahkan jika dorongan China menuju modernisasi adalah tren sejarah yang tidak terhindarkan oleh kekuatan apapun, sebab hal ini mewakili arah kemajuan manusia.

Namun ketika ditanya tentang pidato yang dibuat oleh Pompeo dan Esper, Wang yang menolak tudingan tersebut mengatakan bahwa Beijing akan terus mencari hubungan yang lebih baik dengan Washington.

"Ini telah menjadi skenario umum, mereka pada dasarnya mengatakan hal yang sama kemanapun mereka pergi tentang China dan saya tidak ingin membuang waktu untuk menanggapi setiap dan semua yang mereka katakan. Yang ingin saya katakan adalah bahwa semua tuduhan terhadap China ini bohong dan tidak berdasarkan fakta," papar Wang.

Lebih lanjut, Wang merasa tugas yang paling penting bagi China dan AS saat ini adalah duduk bersama sambil menggelar dialog serius untuk menemukan jalan bagi dua negara besar, dengan sistem sosial yang berbeda, untuk hidup dalam harmoni dan berinteraksi dalam damai.

"China siap dan kami berharap AS akan bekerja dengan kami dalam arah yang sama," tutup Wang.


[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading