Buruh Siap Lawan Omnibus Law 'Cilaka' via Jalur Hukum

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
11 February 2020 15:25
Omnibus law cipta lapangan kerja akan dilawan buruh.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sudah memiliki strategi ke depan dalam menghadapi Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka).

Ia sudah mengantisipasi jika DPR tetap memproses draft RUU tersebut. Buruh sudah menyampaikan sikap menolak draft RUU ini. Iqbal bilang cara selanjutnya adalah dengan langkah hukum.

"Kalau memang secara sah dipaksakan oleh Undang-Undang maka Judicial Review," kata Said Iqbal di Rakernas Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta, Selasa (11/2/2020).




Said membuka peluang dua kemungkinan melakukan uji formil maupun uji materiil. Perbedaannya, jika dengan materiil maka Said meminta pasal demi pasal yg merugikan buruh untuk diuji. Kemudian jika formil maka semua pasal Omnibus law bisa dihapus.

"Itu merugikan pemerintah, tadinya 11 kluster ketenagakerjaan atau lingkungan hidup dan HAM (Hak Asasi Manusia) saja bisa aja semua dihapus," sebutnya.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sampai Selasa (belum menerima draft RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka). Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga mengakuinya. Dia menyebut baru dalam waktu dekat kemungkinan pemerintah memberikan draftnya kepada DPR RI.

"Kalau nggak hari ini, besok sih katanya," kata Sufmi kepada CNBC Indonesia pada Rakernas Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Ia mengemukakan bahwa ada kemungkinan draft RUU yang sudah dibahas dalam beberapa waktu terakhir berubah namanya. "Katanya namanya berubah jadi omnibus law cipta kerja, jadi singkatannya kita belum tahu," kata Sufmi.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading