Belum Lengkap, Penahanan Tersangka Jiwasraya Diperpanjang

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
04 February 2020 14:01
Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya memperpanjang masa penahanan lima tersangka kasus dugaan korupsi, karena berkas perkara belum lengkap.
Jakarta, CNBC Indonesia- Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya memperpanjang masa penahanan lima tersangka kasus dugaan korupsi, karena berkas perkara belum lengkap.

Seharusnya masa penahanan para tersangka kasus Jiwasraya selama 20 hari sudah habis. Namun kemudian diperpanjang selama selama 40 hari ke depan mulai Senin (3/2/2020).



"Kalau 20 hari sudah habis, kan tentu diperpanjang 40 hari, ujar Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Hari Setiyono.


Hari mengatakan bahwa perpanjangan penahanan dilakukan karena pemeriksaan terhadap para tersangka belum sempurna. Begitupula pemeriksaan terhadap pada saksi.

Hari juga belum bisa memastikan kapan berkas perkara bisa dilimpahkan ke penuntutan alias P21. "Siapa tahu dalam minggu ini ada perkembangan yang signifikan terkait dengan hasil pengembangan penyidikan. Kita tunggu," ujarnya.



Seperti diketahui, Kejagung telah resmi menahan lima orang terkait dugaan korupsi di Jiwasraya. Lima tersangka yaitu Benny Tjokrosaputro atau Bentjok adalah Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX) dan Heru Hidayat adalah Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM).

Berikutnya, Hary Prasetyo merupakan Direktur Keuangan Jiwasraya Jiwasraya periode Januari 2013-2018, Hendrisman Rahim, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018, dan Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya.


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading