Waduh, Ada BUMN Lain Bakal Terseret Kasus Jiwasraya?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
03 February 2020 19:22
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disebut-sebut sudah mengantongi nama-nama baru yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disebut-sebut sudah mengantongi nama-nama baru yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Disinyalir nama-nama baru itu akan muncul dan semakin melebar karena ada dugaan terlibatnya perusahaan pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain dalam kasus ini.


Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mukhamad Misbakhun usai rapat konsultasi di gedung BPK, Senin (3/2/2020).


"BPK tau semuanya. Mulai dari awal sampai akhir ujung permainannya dimana. Termasuk BUMN yang terlibat, korporasi yang terlibat, transaksi apa, instrumen keuangan apa aja yang terlibat, yang digunakan," kata Misbakhun dengan lantang di gedung BPK, Senin (03/02/2020).

Nama-nama yang terlibat itu bahkan sudah masuk ke dalam ranah penegak hukum. Karenanya, penegak hukum yang terlibat diharapkan dapat mengawal secara transparan kasus ini, utamanya Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Tinggal penegak hukumnya jangan sampai kemudian harta yang disita itu tidak memberikan profiling terhadap apa yg terjadi penyalahgunaan disana," sebut Misbakhun.


Sementara itu, ketua BPK Agung Firman Sampurna menyebut saat ini pemeriksaan terus dilakukan. Dia pun memperkirakan hasil audit investigasi akan rampung dalam waktu dekat. "Perhitungan kerugian negara yang kita lakukan dalam penegakan hukum mudah-mudahan selesai akhir bulan ini, (Februari)," sebut Agung pada kesempatan yang sama.

Dibutuhkannya waktu yang cukup lama dalam pemeriksaan dalam kasus ini dikarenakan panjangnya proses investigasi. Banyak aspek yang perlu dicari tau lebih lanjut. "Investigasi panjang terkait entitas, BUMN, Bursa Efek Indonesia, KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) dan lainnya," lanjutnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya

OJK Rapat Ke Komisi XI DPR Bahas Kasus Megaskandal Jiwasraya


(dob/dob)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading