Erick Thohir Tarik 2 Jenderal ke Lingkungan BUMN, Ada Apa?

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
01 February 2020 19:50
Erick Thohir Tarik 2 Jenderal ke Lingkungan BUMN, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Gebrakan demi gebrakan terus dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Terbaru, Erick menarik dua jenderal dari lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia untuk memperkuat Kementerian BUMN.

Pertama, Erick menunjuk Inspektur Jenderal Polisi Carlo Brix Tewu sebagai salah satu pejabat di Kementerian BUMN. Carlo merupakan Deputi V Bidang Koordinator Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

"Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta ke Kapolri (Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis) agar Irjen Carlo bisa membantu Kementerian BUMN," kata sumber CNBC Indonesia, pekan lalu.


Irjen Carlo menjadi jenderal aktif yang pertama masuk ke jajaran orang penting di Kementerian BUMN. Tidak hanya bertugas di Kemenkopolhukam, Carlo juga dipercaya sebagai Sekretaris Pokja IV Kemenko Perekonomian atau yang biasa disebut Satgas Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi.

Setelah Irjen Carlo, Erick menunjuk Mayor Jenderal TNI (Purn) Wibisono Poespitohadi menjadi Direktur Pengadaan Perum Bulog. Ini terungkap dari akun resmi instagram Bulog.



"Selamat berkarya dan mengemban amanah baru sebagai Direktur Pengadaan Perum BULOG Bapak Mayjen TNI (Purn) Drs. Wibisono Poespitohadi," tulis akun resmi @PerumBULOG dikutip CNBC Indonesia.

Sebelum menjadi purnawirawan, Wibisono menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Universitas Pertahanan. Pada Juli 2019, Wibisono menjadi salah satu perwira tinggi (pati) TNI yang naik pangkat. Sebelum Wibisono, Direktur Pengadaan Perum Bulog dipegang oleh Bachtiar.

Sektor pengadaan merupakan bagian yang krusial dalam tubuh Bulog. Ini karena sektor itu menentukan kemampuan Bulog menyerap beras-beras petani dan menentukan stok beras perseroan. Sampai akhir 2019, stok beras Bulog diperkirakan mencapai 2 juta ton.
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading