Bahaya, Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa di Bawah 5% Gegara Corona
Hidayat Setiaji,
CNBC Indonesia
28 January 2020 09:49
Oleh karena, dapat dipastikan perlambatan ekonomi di China bakal memukul Indonesia. Berdasarkan kajian Bank Dunia, setiap perlambatan ekonomi China sebesar 1 poin persentase bakal mengurangi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,3 poin persentase.
Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mengasumsikan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,3%. Jadi kalau ekonomi China melambat 1,2 poin persentase gara-gara virus Corona, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berkurang menjadi 4,94%.
Seperti halnya di China, pertumbuhan ekonomi di bawah 5% juga bukan kabar gembira buat Indonesia. Jika terjadi, maka akan menjadi catatan terendah sejak 2016.
Â
Oleh karena itu, Indonesia harus waspada. Pemerintah dan otoritas lain harus memastikan bahwa konsumsi domestik cukup kuat untuk membendung dampak eksternal dari perlambatan ekonomi China.
TIM RISET CNBCÂ INDONESIA
(aji/aji) Add
as a preferred
source on Google
Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mengasumsikan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,3%. Jadi kalau ekonomi China melambat 1,2 poin persentase gara-gara virus Corona, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berkurang menjadi 4,94%.
Seperti halnya di China, pertumbuhan ekonomi di bawah 5% juga bukan kabar gembira buat Indonesia. Jika terjadi, maka akan menjadi catatan terendah sejak 2016.
Â
Oleh karena itu, Indonesia harus waspada. Pemerintah dan otoritas lain harus memastikan bahwa konsumsi domestik cukup kuat untuk membendung dampak eksternal dari perlambatan ekonomi China.
TIM RISET CNBCÂ INDONESIA
(aji/aji) Add
source on Google