Internasional

Gawat! Virus Mematikan Corona, China Isolasi Kota Wuhan

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
23 January 2020 10:42
Gawat! Virus Mematikan Corona, China Isolasi Kota Wuhan
Jakarta, CNBC Indonesia - China kini mengambil tindakan tegas pada penyebaran virus corona. Bahkan pemerintah Negeri panda memutuskan untuk mengisolasi Kota Wuhan, tempat awal virus berasal.

China menangguhkan semua transportasi dari dan ke kota itu. Bukan hanya bus dan kereta, penerbangan juga ditangguhkan di dan ke kota yang berpenduduk 11 juta orang itu.


"Kecuali dengan alasan khusus," tulis AFP mengutip pejabat setempat, Kamis (23/1/2020).


Kota Wuhan berada di provinsi Hubei, China. Kota ini merupakan salah satu area dengan penduduk terpadat di negara itu.

Virus corona awalnya ditemukan di sebuah pasar ikan, yang menjual hewan liar secara ilegal. Kasus pertama terkonfirmasi Desember 2019 lalu.

Para peneliti menyebut virus corona mirip dengan Sever Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang sempat menyebar di 2002-2003 lalu. Di kota ini sudah lebih dari 570 orang terinfeksi virus corona dengan jumlah orang tewas mencapai 17 orang.

Kota Wuhan sendiri ditutup sejak pukul 02.00 waktu setempat. Media pemerintah mengatakan langkah ini diharapkan akan efektif memotong penyebaran virus dan menyelamatkan masyarakat.

Acara perayaan imlek di kota ini-pun dibatalkan. Bahkan tagar "Wuhan Tutup" jadi trending di Weibo China.


Sementara itu, koloni China seperti Hong Kong dan Makau juga telah mengkonfirmasi ada penderita corona virus di negaranya. Kamis pagi, Hong Kong melaporkan satu penderita corona tewas di kota itu.

Selain China, virus ini juga sudah menyebar di negara lain. Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand hingga Amerika Serikat.

Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) kini akan mengambil keputusan segera, apakah perlu menetapkan status "darurat global".

Rencananya keputusan diambil hari ini. Jika jawabannya adalah iya, maka ini menjadi darurat kesehatan internasional keenam yang dinyatakan dalam dekade terakhir ini.

"Keputusan yang diambil akan dengan sangat serius dan ... dengan pertimbangan yang tepat," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, sebagaimana dilansir Reuters.

"Ini adalah keputusan yang berkembang dan kompleks."


[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading