Menaker Ingatkan BP Jamsostek Hati-Hati Kelola Dana Peserta

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
14 January 2020 14:13
BP Jamsostek diminta lebih hati-hati kelola dana peserta.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta BP Jamsostek menjaga kredibilitas dalam mengelola investasi peserta yang mencapai Rp 417,2 triliun per November 2019.

Perlu pengawasan internal oleh BPK dan KPK sehingga akuntabilitas dan transparansi dana BP Jamsostek dapat dipertanggungjawabkan sesuai Undang-undang. Apalagi saat ini mencuat persoalan perusahaan keuangan seperti Jiwasraya yang gagal bayar salah satunya bermasalah dengan pengelolaan dana investasi

"Pemerintah selalu mengawasi dalam mengelola jaminan sosial termasuk pengembangan investasi agar dapat manfaat peserta dan keluarganya. Ini harus hati-hati mengelola dana BP Jamsostek ini," kata Ida, di Jakarta, Selasa (14/01/2020).


Pengelolaan ini menurutnya harus dapat dimanfaatkan untuk pekerja, pemerintah terus memberikan perlindungan optimal melalui kebijakan aturan.

Jaminan sosial harus menjadi solusi yang penting untuk kenyamanan pekerja. Pada akhir 2019 pemerintah pun telah mengundangkan aturan PP 82/2019 tentang manfaat jaminan kecelakaan kerja dan kematian pada Desember 2019.



Kenaikan manfaat, pertama jaminan kecelakaan dan kematian serta tanpa ada kenaikan iuran. Kenaikan manfaat untuk beasiswa pendidikan pun mencapai 1035%, menjadi Rp 174 juta untuk dua orang anak. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi agar bonus demografi bermanfaat untuk kemajuan.

Kenaikan manfaat ini juga menjadi pengaman untuk mencegah risiko sosial ekonomi agar pekerja dan keluarganya mendapatkan perlindungan pada saat terjadi risiko kecelakaan maupun kematian pada saat bekerja.

"Pemerintah terus berusaha meningkatkan perlindungan yang optimal untuk pekerja Indonesia melalui evaluasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan. Diharapkan dengan manfaat perlindungan ini para pekerja dapat melaksanakan aktifitas bekerja dengan nyaman dan tenang, sehingga akan berdampak pada peningkatan produktivitas dalam dan di luar perusahaan, sejalan dengan visi Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia," katanya.

[Gambas:Video CNBC]





(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading