3 Titah Jokowi Setelah Panggil Anies, Emil dkk Soal Banjir

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
08 January 2020 20:38
Ada tiga arahan Jokowi kepada para kepala daerah soal banjir.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Jokowi menyampaikan tiga perintah dalam pencegahan banjir di Jabodetabek di masa mendatang kepada para kepala daerah.

Sore ini, para kepala daerah yang daerahnya mengalami bencana banjir dan tanah longsor dipanggil Presiden Jokowi ke Istana, Jakarta.

Mereka adalah Gubernur Banten Wahid Halim, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil), Bupati Lebak  Iti Octavia Jayabaya, Bupati Bogor  Ade Yasin, dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.




Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai pertemuan tersebut menyampaikan tiga perintah Presiden Jokowi.

  1. Reforestasi penghijauan segera dilakukan, tak hanya tanaman keras, namun tanaman yang pencegah erosi, tanaman vetiver.
  2. Percepatan pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi sebagai program penanggulangan banjir di hulu Jakarta.
  3. Proyek sudetan Ciliwung-KBT pada 2020 harus sudah selesai. Proyek ini sempat digugat dua kali oleh warga yang menolak pembebasan lahan.

"Kendala hanya tanah dan pak gubernur (Anies) sampaikan sudah cabut upaya banding, ada dispute di legal, dan gubernur sudah musyawarah dengan masyarakat bahkan perbaikan penlok (penetapan lokasi) pun ditandatangani beliau setelah masyarakat menyetujui," katanya.

Selain itu, Basuki menggarisbawahi bahwa normalisasi sungai di Jakarta tak hanya di Sungai Ciliwung,tapi sungai-sungai lainnya. Basuki bilang Presiden Jokowi menyampaikan agar ada kesepakatan antara pusat dan provinsi DKI Jakarta, soal pembagian tugasnya untuk normalisasi sungai-sungai di Jakarta.

"Ini tak hanya di Ciliwung, masih ada 13 sungai, ada Pesanggrahan, Angke, Sunter, Mookervart  belum lagi yang kecil-kecil. Ini arahan jelas presiden menyangkut pekerjaan saya," katanya.

Selain Jakarta, wilayah sekitarnya khususnya Kota Bekasi, Jawa Barat juga akan dilakukan normalisasi.

"Kami komitmen untuk Bekasi. Kali Bekasi belum ditangani secara sistem. Mulai tahun ini akan ditangani secara sistem. Mudah-mudahan 2-3 tahun ada perkembangan lebih baik," kata Basuki.
(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading