Demi Rp 280 T, Jokowi Terbang ke Abu Dhabi Pekan Depan

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
07 January 2020 16:36
Jokowi bakal ke Abu Dhabi pekan depan untuk teken proyek investasi senilai Rp 280 triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk menandatangani proyek investasi senilai US$ 20 miliar.

Nilai tersebut setara dengan Rp 280 riliun hitungan kurs Rp 14.000.

"Besok tanggal 13 (Senin 13 Januari 2020), Presiden kunjungi Abu Dhabi berangkat tanggal 11 (Sabtu 11 Januari 2020) pagi menyelesaikan proyek tanda tangan senilai US$ 20 miliar," ungkapnya selepas Perayaan Natal bersama Kemenko Marves, di Auditorium BPPT II, Selasa, (7/01/2020).


Luhut menjelaskan bahwa Abu Dhabi berminat masuk di belasan proyek. Pertama adalah proyek kilang Pertamina, di antaranya kilang Balongan dan Balikpapan. Selain itu, investasi ini juga akan dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan. Dana abadi ini sedang dibicarakan angkanya, yang terpenting menurut Luhut adalah saat ini adalah strukturnya sudah jadi lebih dulu.



[Gambas:Video CNBC]




"Ya dengan termasuk itu pendidikan sovereign wealth fund kita lagi bicara angkanya, tinggal presiden MBZ (Putra Mahkota UEA Pangeran Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan) tinggal bicara berapa dari kamu berapa dari saya dan siapa yang dia jalani," imbuhnya.

Tidak hanya Abu Dhabi, Indonesia juga akan dapat suntikan dana dari Softbank. Luhut menyebut Softbank berencana menyuntikkan dana sebesar US$ 100 miliar, namun Indonesia hanya meminta US$ 25 miliar saja, karena sudah lebih dari cukup untuk lima tahun ke depan.



Menurut Luhut, Softbank akan investasi ke Ibu Kota baru. Namun Luhut belum menjelaskan secara rinci bentuk dari investasi yang direncanakan tersebut. "Sofbank mau masuk ibu kota baru, ya nanti kita lihat (investasinya seperti apa)," terangnya.

Lebih lanjut Luhut menyebut, investasi lain yang akan masuk yakni dari Amerika Serikat. Pada tahap satu invetasi akan masuk aliran dana sebesar US$ 5 miliar. "Kalau bisa eksekusi akan dimasukkan dalam toll road," papar Luhut.


(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading