Jokowi Kenang Mendiang Sheikh Khalifa: Pemimpin Hebat UEA

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
14 May 2022 07:40
FILE - UAE President Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan walks with Germany's Chancellor Angela Merkel, unseen, in Abu Dhabi, United Arab Emirates, Monday, Feb. 5, 2007, to discuss bilateral relations. Sheikh Khalifa died Friday, May 13, 2022, the government's state-run news agency announced in a brief statement. He was 73. (AP Photo/WAM, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan meninggal dunia pada Jumat (13/5/2022). Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenang sosok Sheikh Khalifa sebagai pemimpin hebat untuk masyarakat UEA.

Hal tersebut disampaikan Jokowi melalui akun Twitter resminya, @jokowi, Sabtu (14/5/2022).

"Dengan kesedihan yang mendalam, saya mengetahui meninggalnya Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed. Dia akan selamanya dikenang sebagai pemimpin hebat yang memperkuat kemakmuran UEA," tulis Jokowi.


Jokowi juga turut mendoakan dan memberikan kekuatan kepada masyarakat UEA dan anggota keluarga kerajaan yang ditinggalkan.

"Pikiran dan doa kami bersama orang-orang Uni Emirat Arab dan anggota Keluarga Kerajaan pada suasana duka saat ini," ujarnya.

Melansir CNBC International, Sheikh Khalifa lahir pada tahun 1948 di Abu Dhabi, 23 tahun sebelum pendirian UEA pada tahun 1971.

Sheikh Khalifa adalah putra tertua dari Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pendiri negara UEA. Dia mengambil tahta kepresidenan pada tahun 2004 setelah ayahnya meninggal dunia.

Sheikh Khalifa menderita stroke dan menjalani operasi pada tahun 2014. Ia jarang terlihat di depan umum selama bertahun-tahun. Perannya kemudian menjadi sebagian besar seremonial meskipun ia masih mengeluarkan dekrit.

Saudaranya, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed, secara luas dipandang sebagai penguasa de-facto UEA, yang mengelola urusan sehari-hari negara itu.

Seperti diketahui, Sheikh Khalifa adalah presiden kedua UEA, menjabat sejak 2004. Dia dipuji karena berhasil membawa UEA, sebuah wilayah gurun kecil yang terdiri dari tujuh emirat yang kemudian dikenal menjadi terkenal secara global, dan memimpin negara itu melalui masa-masa sulit selama krisis keuangan 2008.

 

 

 

 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi: Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja, Semua Takut!


(luc/luc)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading