Warning SBY untuk Jokowi: Ancaman Resesi hingga Utang Baru

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
12 December 2019 06:05
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato refleksi pergantian tahun 2019 di JCC, Jakarta, Rabu (11/12/2019) malam. Dalam pidato berjudul "Indonesia 2020: Peluang, Tantangan, dan Harapan" itu, SBY, yang juga presiden ke-6 RI, memberikan sejumlah peringatan kepada Presiden Joko Widodo.

"Tahun 2019 yang penuh dinamika dan juga ujian, akan kita tinggalkan. Sebentar lagi, kita akan memasuki tahun baru 2020. Tahun yang membawa harapan dan peluang, meskipun tak akan luput dari tantangan," kata SBY.


Secara spesifik, Ia memberi titik tekan kepada permasalahan dan tantangan yang mengemuka dari sisi ekonomi. SBY menyebut keadaan itu harus diatasi dengan sekuat tenaga.


"Mengapa? Jika ekonomi menurun, apalagi memburuk, rakyatlah yang paling terkena dampaknya. Terutama rakyat golongan miskin dan kurang mampu, yang jumlahnya puluhan juta di negeri kita. Sebaliknya, jika ekonomi kita meningkat, taraf hidup rakyat akan meningkat pula," ujarnya.


Dari semua permasalahan dan tantangan ekonomi saat ini, SBY menyebut Demokrat berfokus pada lima isu. Pertama, menyangkut pertumbuhan ekonomi. Kedua, pengangguran dan lapangan kerja.

Ketiga, daya beli dan perlindungan sosial untuk rakyat. Keempat, kebijakan fiskal termasuk utang negara. Dan yang kelima, rencana pemindahan dan pembangunan ibu kota baru.
Simak pidato lengkap SBY di halaman berikut:

[Gambas:Video CNBC]

Pidato lengkap SBY
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading