Begini Modus 'Crazy Rich' Jakarta Kemplang Pajak Mobil Mewah

News - Lidya Kembaren, CNBC Indonesia
10 December 2019 14:25
Para orang kaya berkantong tebal dengan mobil mewah masih nunggak pajak kendaraan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan razia mobil-mobil mewah yang menunggak pajaknya. Apalagi saat ini, DKI Jakarta mencatat, lebih dari 1.000 kendaraan mewah yang masih belum membayar pajak.

Kepala Badan Pajak Restribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, masyarakat yang menunggak pajak melakukan modus yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana menggunakan KTP orang lain dalam pembelian kendaraan.

"Hari ini kita menemukan lagi, kasus yang sama yaitu pemalsuan identitas kepemilikan mobil mewah, seperti yang sudah-sudah kita temukan minggu yang lalu. Hari ini kita menemukan lagi," ujarnya di kawasan Duren Sawit, Selasa (10/12/2019).




Terbaru, ia menemukan adanya identitas palsu untuk kendaraan mewah merek Mercy seri S450 dengan total tunggakan pajak hingga Rp 59 juta. Oleh karenanya, ia meminta bagi siapapun yang KTP nya dipinjamkan untuk mobil mewah tersebut, segera melaporkan ke aparat BPRD.

Selain itu, ia juga berharap, bagi pemilik asli kendaraan mewah yang meminjam KTP tersebut bisa segera membalik nama serta membayar pajak kendaraannya.

"Mungkin itu yang kami harapkan agar masyarakat yang miliki identitas, yang dipinjamkan kepada mobil-mobil atau kendaraan untuk memblokir pajaknya. Bisa datang langsung ke Samsat atau bisa online. Mudah-mudahan ada kesadaran masyarakat DKI Jakarta untuk segera membayar pajaknya," kata dia.

Adapun razia mobil mewah yang masih menunggak pajak di kawasan DKI Jakarta ini dilakukan bersama dengan Walikota Jakarta Timur serta aparat Kepolisian setempat.

"Oleh sebab itu, kami bekerja sama dengan Walkota Jaktim melakukan door to door ke seluruh pemilik mobil mewah yang belum melaksanakan kewajiban membayar pajaknya dan kami imbau kepada pemilik mobil mewah dan penunggak pajak kendaraan bermotor untuk segera bayar pajaknya," jelasnya.

Mobil yang ditemukan belum membayar pajak akan ditempelkan stiker khusus. Setelah stiker ditempel, maka BPRD DKI Jakarta akan menunggu sekitar seminggu bagi pemilik asli kendaraan untuk menyelesaikan kewajibannya.

"Secepatnya, biasanya kami tunggu 7x24 jam. Mereka belum bayar juga kita informasikan administrasi dan jika belum bayar juga maka juru sita datang," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading