Mendag Evaluasi Impor Daging Sapi dari Brasil

News - efr, CNBC Indonesia
11 November 2019 12:09
Mendag Evaluasi Impor Daging Sapi dari Brasil Foto: REUTERS/Stephane Mahe
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto tengah mengevaluasi kebijakan impor daging sapi dari Brasil. Pemerintah sebelumnya sudah menugaskan 3 BUMN untuk mengimpor 50 ribu ton daging sapi dari Brasil berdasarkan hasil rakor Kemenko Perekonomian pada Agustus 2019 lalu.

"Kita akan evaluasi. Pada prinsipnya impor mengisi kekosongan artinya kita harus lihat ada substitusi nggak. Kalau impor semua, ternyata ada substitusi, kita nggak perlu impor. Namun, kita akan evaluasi impor daging ini," kata Agus di Kantor Kementerian Pertanian, Senin (11/11).

Langkah evaluasi ini memang cukup relevan, karena BUMN yang mendapatkan tugas mengimpor sapi seperti Perum Bulog memastikan tak akan mengimpor tahun ini. 
Dirut Perum Bulog Budi Waseso menegaskan tidak akan melakukan impor daging sapi dari Brasil pada tahun ini, karena pasokan daging sapi di dalam negeri disebut masih mencukupi.




"Kalau impor daging sapi dari Brasil, perjalanannya saya hitung 47 hari, belum prosesnya, lebih baik tahun depan saja deh sambil kita hitung kebutuhannya. Kenapa? Daging kerbau sudah mencukupi, daging sapi dari Australia sudah banyak, daging sapi lokal juga banyak," kata Buwas di kantor Kementerian BUMN, Jumat (1/11/2019).

Dengan pasokan daging yang melimpah, ia khawatir impor akan menekan pedagang dan peternak lokal. Pemerintah menjajaki impor 50 ribu ton daging sapi dari Brasil untuk stabilisasi harga, juga untuk mengurangi ketergantungan impor sapi dari Australia yang harganya lebih mahal. Menurutnya, daging sapi dari Brasil lebih murah 30% dari Australia.

Selain Bulog yang dapat jatah impor 30 ribu ton, 2 BUMN yaitu Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), dan PT Berdikari masing-masing mendapat jatah penugasan impor daging sapi dari Brasil sebesar 10 ribu ton.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading