Wakil Menteri untuk Nadiem, Istana : Ada Kalau Dibutuhkan

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
04 November 2019 14:57
Istana Negara buka suara mengenai kemungkinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendapatkan wakil menteri.
Jakarta, CNBC Indonesia - Istana Negara buka suara mengenai kemungkinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendapatkan wakil menteri untuk membantu mewujudkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menegaskan bahwa sampai saat ini Jokowi belum memutuskan apakah Nadiem Makarim akan mendapatkan menteri untuk membantunya di pemerintahan.

"Sampai sekarang ini Presiden belum memutuskan," kata Pratikno di kompleks Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (4/11/2019).


Pratikno lantas buka suara perihal sinyal wakil menteri untuk Nadiem Makarim yang tertulis dalam salah satu pasal Peraturan Presiden (Perpres) 72/2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.



Dalam Perpres tersebut disebutkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dinakhodai Nadiem Makarim berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan dipimpin oleh Menteri.

Namun, dalam pasal 2 ayat 1 Perpres ini disebutkan, dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri akan dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden.

Adapun Wakil Menteri yang dimaksud menurut Perpres ini diangkat dan diberhentikan oleh Presiden, dan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri.

Dalam Perpres ini disebutkan, Wakil Menteri memiliki sejumlah tugas dalam membantu menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas kementerian meliputi membantu menteri dalam perumusan dan atau pelaksanaan kebijakan kementerian.

Kemudian, membantu menteri dalam mengoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi jabatan pimpinan tinggi madya atau Eselon I atau di lingkungan Kementerian.

"Menteri dan Wakil Menteri merupakan satu kesatuan unsur pemimpin kementerian," bunyi Pasal 3 Perpres ini.

Lantas, apa kata Pratikno?

"Belum ada [wakil menteri untuk Mendikbud]. Kalau ada pos posisi, kan iya. Tapi kan tidak berarti harus selalu diisi," jelasnya.



Terlepas dari itu, Pratikno tak memungkiri bahwa wakil menteri akan diberikan jika itu memang betul-betul diperlukan. Namun, hal ini tentu akan menjadi pembicaraan antara Jokowi maupun Nadiem sebagai menteri.

"Kalau dibutuhkan, tentu saja akan diisi. [...] Nanti pasti [Presiden] akan bicara dengan Mendikbud," kata Pratikno.

[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading