Jokowi Mau Hapus 2 Level Eselon Kementerian, Bisakah?

News - Redaksi CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
20 October 2019 18:14
Rencana hapus dua level pejabat sudah lama digagas, sangat mungkin dilakukan
Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya menyampaikan pengumuman yang mengejutkan para birokrat. Ia berencana memangkas birokrasi dengan menyederhanakan level dan struktur pejabat.

Salah satu yang akan dilakukan Jokowi adalah menyederhanakan kepangkatan eselon di kementerian dan lembaga.




"Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja," tegas Jokowi dalam pidato pelantikannya di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia sekaligus mantan Wakil Menteri PAN-RB, Eko Prasojo, mengatakan rencana Jokowi tersebut hal yang sangat bisa dilakukan. Ide pemangkasan birokrasi ini sendiri, kata dia, sebenarnya juga sudah digagas sejak 2012.

"Waktu itu memang sudah direncanakan program restrukturisasi, eselon 3 dan 4 secara bertahap dan selektif di kementerian tertentu akan dihapus," kata Eko, Minggu (20/10/2019).

Praktik saat ini, pejabat eselon ada sampai 4 level dan bahkan 5 level di beberapa kementerian. Ini berakibat lamanya pengambilan keputusan.

Setidaknya ada dua hal yang menjadi perhatian pemerintah sejak dulu saat ide penghapusan eselon ini digagas. Yakni percepatan pengambilan keputusan pemerintah dan menggantinya dengan jabatan fungsional.


Ia menjelaskan untuk ambil keputusan dengan banyaknya level eselon membuat waktu semakin panjang. "Dari menteri ke dirjen, dirjen ke direktur, lalu ke Kasub bisa makan banyak waktu. Kita kan ingin benahi daya saing, jadi hilangkan hirarkie yang tak perlu."

Sementara level di bawah eselon 2, bisa diisi langsung oleh jabatan fungsional dan diisi oleh orang-orang profesional. "Basisnya nanti kompetensi, profesi-profesi yang tersertifikasi itu dibutuhkan di kementerian seperti auditor, akuntan, analis kebijakan. Ini yang paling dibutuhkan, baik di sektor ekonomi, sosial, ketahanan, dan lainnya."

Ia mencontohkan dari kebutuhan 42 ribu auditor, Indonesia baru memiliki 8000 yang tersertifikasi PNS-nya. Jika diisi dengan jenjang PNS saja, ini akan sulit terkejar. Dengan penghapusan hirarki ini juga dimungkinkan pemerintah untuk membuka kesempatan pegawai pemerintah dengan kesepakatan kerja. "Ini nanti yang isi para profesional, punya kompetensi dan sertifikasi bisa masuk."

Setidaknya, kata dia, ada 183 jabatan fungsional yang sudah terbentuk di Kementerian. Ia mendukung penuh rencana pemangkasan level eselon di kementerian. Selanjutnya, yang perlu dilakukan pemerintah adalah menyusun kerangka kerja secara bertahap.

Simak video Jokowi mau pangkas dua eselon di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]


(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading