Robert Pakpahan Mau Pensiun, Apa PR Dirjen Pajak Berikutnya?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
08 October 2019 09:21
Robert Pakpahan Mau Pensiun, Apa PR Dirjen Pajak Berikutnya?
Jakarta, CNBC Indonesia - Robert Pakpahan akan segera menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan. Pengganti Robert akan akan segera ditentukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat ekonomi CORE Indonesia, Piter Abdullah mengatakan, sosok yang tepat menjadi pengganti mantan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kemenkeu itu harus berasal dari lingkungan Kementerian Keuangan, terutama Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

"Mereka yang benar-benar paham lika liku perpajakan. Jangan diisi oleh mereka yang tidak paham teknis perpajakan," ujar Piter kepada CNBC Indonesia, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Apalagi, pajak berkaitan dengan penerimaan negara untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun. Itu bukanlah tugas yang mudah bagi pemimpin, sehingga tidak bisa orang sembarangan menjabat di posisi itu.


"Penerimaan negara di dalam APBN itu mayoritas bersumber dari pajak. Bisa dibayangkan tugas beratnya Dirjen Pajak.
Sementara itu kebijakan perpajakan itu menentukan naik turunnya perekonomian," jelasnya.

Menurutnya, pajak adalah persoalan yang penting dan prioritas. Oleh karenanya membutuhkan orang yang paham tentang pajak untuk memimpinnya.

"Saya berharap Dirjen Pajak yang baru bisa mengambil kebijakan yang lebih pro growth dalam menghadapi perlambatan ekonomi global," kata dia.

Piter menjelaskan, kebijakan yang pro akan pertumbuhan di bidang pajak itu, misalnya dengan memberikan insentif-insentif yang lebih konsisten dari yang telah ada saat ini.


"Melanjutkan insentif pajak seperti yang sudah dilakukan DJP saat ini, tapi hendaknya konsisten dengan target penerimaan pajak yang tidak dipacu terus meningkat seperti saat ini," tegasnya.

Robert akan memasuki masa pensiun pada 20 Oktober 2019 saat genap berusia 60 tahun. Pria kelahiran di Tanjung Balai 20 Oktober 1959 ini meraih g
elar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina, Chapel Hill, AS, tahun1998.

Jabatan sebelumnya yakni DJPPR, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara, dan Direktur Transformasi Proses Bisnis Kemenkeu, Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan Kemenkeu, dan Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak.



(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading