Kereta Cepat JKT-BDG: Girder Pertama 'Ditanam' Hari Ini

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
30 September 2019 06:34
Kereta Cepat JKT-BDG: Girder Pertama 'Ditanam' Hari Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta Bandung menapaki babak baru. Girder pertama yang merupakan bagian dari struktur elevated proyek tersebut akan diinstalasi untuk kali pertama pada Senin (30/9/2019).

Prosesi peletakan girder pertama tersebut rencananya dilaksanakan di casting yard 1 proyek kereta cepat Jakarta Bandung, yang ada di sisi KM26 Tol Jakarta-Cikampek, sekitar Gerbang Tol Cikarang Utama.

"Dengan menggunakan full span box girder launcher yang dioperasikan di atas pier, proses instalasi tersebut tidak akan mengganggu aktivitas dari jalan tol," ungkap Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Chandra Dwiputra, melalui keterangan tertulis yang dikutip CNBC Indonesia, Senin (30/9/2019).



Berdirinya pier-pier megah yang membentang disepanjang area Cikarang Utama akan menjadi bagian dari pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Struktur elevated mendominasi hampir 60% jalur kereta cepat sepanjang 142,3km.

Kereta Cepat JKT-BDG: Girder Pertama 'Ditanam' Hari IniFoto: Infografis/Capai 350km/jam, ini spesifikasinya Kereta Cepat jakarta-bandung/Aristya Rahadian Krisabella


"Diharapkan instalasi girder pertama ini akan menjadi milestone yang mampu menumbuhkan keyakinan dan semangat masyarakat dalam mewujudkan kereta cepat pertama di Indonesia," imbuhnya.


Pekerjaan konstruksi proyek kereta cepat dilakukan secara massif di berbagai titik untuk mempercepat proses pembangunan. Selain Tunnel Walini yang telah berhasil ditembus pada pertengahan Mei 2019 lalu, saat ini juga sedang dilakukan proses konstruksi pada 12 tunnel lainnya baik dari sisi inlet maupun dari sisi outlet.

Secara paralel, persiapan pembangunan juga terus dilakukan pada bangunan prasarana kereta cepat seperti stasiun di keempat titik yakni Halim, Karawang, Walini, Tegalluar) dan depo yang berlokasi di Tegalluar.

Melaju melintasi Halim hingga Tegalluar dengan waktu tempuh 36 menit (untuk perjalanan langsung) hingga 46 menit (untuk perjalanan tidak langsung), kereta cepat akan menjadi moda transportasi massal tercepat di Indonesia. Kapasitas penumpang dicanangkan 601 orang tiap perjalanan.

Direktur HR, LA dan Asset PT KCIC Puspita Anggraeni, menambahkan bahwa aspek operasional dan perawatan juga mulai disiapkan. Persiapan itu meliputi sumber daya untuk sarana dan prasarana.

"Nantinya orang - orang yang terlibat dalam proyek pembangunan saat ini juga akan dipersiapkan untuk juga terlibat dalam operasional kereta cepat dan saat ini kita juga sudah mulai proses rekrut," beber Puspita.

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading