Ibu Kota akan Pindah, Proyek Renovasi Gedung DPR Lanjut Nih?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
28 August 2019 12:36
Sempat ada pembahasan apakah proyek renovasi gedung DPR dilanjut, saat ibu kota akan pindah.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (28/8/2019). Dalam rapat itu, Basuki mengungkap masih menghitung uang muka pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim). Rapat itu juga sempat menyinggung soal lanjut atau tidaknya proyek renovasi gedung DPR-RI.

Ucapan Basuki bermula dari pertanyaan yang diajukan Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis selaku pemimpin sidang. "Pertanyaan lepas saja nih pak, berkaitan dengan pemindahan ibu kota apakah ada anggaran di sini," tanya Fary.

Rapat tersebut memang membahas anggaran Kementerian PUPR tahun 2020. Basuki pun merespons pertanyaan Fary Djemi Francis dengan menjelaskan rencana pembangunan ibu kota baru.



"Untuk ibu kota, kami memang programnya targetnya Insya Allah kita mulai paling cepat pertengahan tahun depan. Untuk itu kami sedang menghitung kebutuhan uang muka," urainya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Basuki juga menjelaskan perkembangan terakhir yang dibahas dalam Sidang Kabinet Paripurna. Dikatakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat mempertanyakan lagi urgensi renovasi Gedung DPR RI.

"Ada dua, pembahasan Gedung DPR dan IKN [ibu kota negara]. Gedung DPR masih dibicarakan lagi. Masih perlu nggak dibangun di sini, karena akan pindah," imbuhnya.



Sejalan dengan itu, khusus untuk dukungan pembangunan IKN di Kaltim, dia mengaku butuh Rp 865 miliar untuk tahun 2020. Angka tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dasar.

"Untuk jalan terutama untuk kawasan dan prasarana dasar yang memang harus dibangun dengan APBN. Namun demikian masih akan dioptimalisasi kalau ada yang di sini, jadi belum perlu ditambahkan sekarang," katanya.



(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading