Trump: AS Baik-Baik Saja Dengan China dan Tidak Ada Resesi

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
19 August 2019 12:12
Trump: AS Baik-Baik Saja Dengan China dan Tidak Ada Resesi
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan hubungan negaranya dengan China dalam keadaan baik-baik saja. Ia bahkan mengatakan kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu sedang melakukan pembicaraan produktif.

"Kami melakukannya dengan sangat baik dengan China, dan berbicara!," tulis Trump di akun Twitternya, Minggu (18/8/19).

Dalam postingan lainnya di hari yang sama, Trump mengatakan bahwa keadaan ekonomi Amerika pun baik-baik saja di tengah perang dagang. Ia bahkan yakin, ekonomi AS akan semakin maju setelah kesepakatan dengan China tercapai.


"Ekonomi kita adalah yang terbaik di dunia, sejauh ini. Angka pengangguran terendah dalam hampir semua kategori. Bersiap untuk pertumbuhan besar setelah transaksi perdagangan selesai. Harga impor turun, China memakan Tarif. Membantu Petani untuk diuntungkan oleh uang yang diperoleh dari pengenaan Tarif. Masa depan yang cerah bagi AS!" tulis Trump.

Pernyataannya itu seolah menampik kabar bahwa ekonomi AS berisiko terjerat resesi. Selama seminggu terakhir, berita mengenai ekonomi AS yang melambat dan terancam resesi telah mengacaukan pasar saham.


Apalagi pada pekan lalu imbal hasil (yields) obligasi pemerintah AS sempat terbalik (inverted), dimana yields obligasi jangka pendek lebih tinggi dibanding yields obligasi jangka pendek. Kenyataan ini memperkuat isu resesi.


Sejalan dengan Trump, Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow juga mengatakan keadaan ekonomi AS luar biasa baik.

"Tidak ada resesi di depan mata. Konsumen sedang bekerja. Upah mereka meningkat. Mereka berbelanja dan menabung," kata Kudlow. Selain itu, ia juga mengatakan perwakilan dagang AS-China akan mengadakan pembicaraan dalam 10 hari ke depan.

"Jika pertemuan para wakil itu berjalan ... kami berencana meminta China datang ke AS untuk mengadakan perundingan-perundingan untuk mengakhiri perang dagang yang telah muncul sebagai risiko potensial terhadap pertumbuhan ekonomi global," katanya.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip dari Reuters, Trump mengatakan pihaknya belum siap membuat kesepakatan dengan China karena ingin negara tersebut menyelesaikan masalah Hong Kong.

"Saya belum siap untuk membuat kesepakatan," katanya. "Saya ingin melihat Hong Kong bekerja dengan cara yang sangat manusiawi. Saya pikir itu akan sangat baik untuk kesepakatan perdagangan,".


[Gambas:Video CNBC] (sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading