Donald Trump Ngamuk, Sebut Dubes Inggris Aneh dan Bodoh!

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
09 July 2019 20:38
Donald Trump Ngamuk, Sebut Dubes Inggris Aneh dan Bodoh!
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengamuk di Twitter, Selasa (9/7/2019). Dia mengatakan Duta besar Inggris untuk Amerika Serikat (AS) Kim Darroch sebagai orang yang bodoh.

Hal itu disampaikan Trump setelah Senin kemarin Darroch memberikan sederet penilaian negatif terhadap pemerintahan Trump. Demikian laporan Mail on Sunday seperti dilansir Reuters.

"Duta Besar yang aneh yang ditunjuk oleh Inggris untuk Amerika Serikat bukanlah seseorang yang kita sukai, seorang pria yang sangat bodoh," tulis Trump.



Dalam postingannya, Trump juga mengatakan Perdana Menteri Inggris Theresa May telah bertindak bodoh karena tidak mengikuti sarannya dalam mengambil keputusan terkait Brexit.



"Dia harus berbicara kepada negaranya, dan Perdana Menteri May, tentang kegagalan negosiasi Brexit mereka, dan tidak kecewa dengan kritik saya tentang betapa buruknya penanganannya. Saya memberi tahu @theresa_may cara melakukan kesepakatan itu, tetapi dia bertindak dengan cara bodohnya sendiri - tidak dapat menyelesaikan kesepakatan. Sebuah bencana! Saya tidak tahu dia Duta Besar tetapi telah diberitahu bahwa dia adalah orang yang sombong. Katakan padanya bahwa AS sekarang memiliki Ekonomi & Militer terbaik di dunia, sejauh ini dan keduanya semakin besar, lebih baik dan lebih kuat ..... Terima kasih, Tuan Presiden!" kata Trump.

Dalam serangkaian memo rahasia dan catatan singkat yang ditujukan kepada Pemerintah Inggris Senin kemarin, Darroch menuliskan Trump telah melahirkan rasa tidak aman dan menyarankan para pejabat di London untuk menghadapi situasi itu secara efektif.

"Kami tidak benar-benar percaya bahwa pemerintahan ini akan menjadi jauh lebih normal, tidak disfungsional, tidak terduga, lebih sedikit faksi yang terbelah, tidak ceroboh dan tidak kompeten secara diplomatis," tulis Darroch.

Darroch adalah salah satu diplomat paling berpengalaman Inggris yang mulai menjabat di Washington DC pada Januari 2016, sebelum Trump menjadi presiden.


Darroch juga memperingatkan para pejabat Inggris untuk tidak mengabaikan Trump. Apalagi menjelang Pilpres 2020 mendatang.

"Trump mungkin muncul dari api, babak belur, tetapi tetap utuh, seperti (Arnold) Schwarzenegger di adegan terakhir The Terminator," katanya.

The Mail on Sunday mengatakan memo itu dibuat sejak 2017. Kementerian Luar Negeri Inggris tidak membantah kebenaran memo tersebut, seperti dikutip dari The Guardian.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading