Seramnya Ramalan BI Jika Trump dan Xi Jinping Batal Deal

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
28 June 2019 14:02
Seramnya Ramalan BI Jika Trump dan Xi Jinping Batal Deal
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) berharap ada hasil positif dari pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, saat acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20, di Osaka, Jepang.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo di komplek BI, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Menurutnya, jika ada kesepakatan yang positif maka akan langsung memperbaiki perekonomian global. Hal ini tentunya akan berdampak baik pula bagi negara emerging market melalui perbaikan dagang serta ekspornya.


Namun, jika tetap tidak terjadi kesepakatan seperti sebelumnya, maka tidak menutup kemungkinan, negara-negara di dunia kena dampak. Terutama negara emerging market yang nilai tukarnya bisa melemah.




"Saya liat semua global ya (terdampak), dengan hasil yang pesimis maka semua akan kena. Emerging currency nya akan terkena dampak, termasuk rupiah," ujar Dody.

Oleh karenanya, pihaknya masih sangat berharap akan ada keputusan yang baik antara kedua negara adidaya tersebut.

"Kalau dengan hasil deal positif tentunya akan ada sentimen koreksi positif perekonomian dunia, perdagangan meningkat dan harga komoditi meningkat. Negara emerging akan terbantu ekspornya. Kita tetap pada skenario sisi positif," tegasnya.




(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading