Diboikot Terbang, 200 Boeing 737 Max Laris di Paris Air Show

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
19 June 2019 10:23
Diboikot Terbang, 200 Boeing 737 Max Laris di Paris Air Show
Jakarta, CNBC Indonesia- Meski diboikot banyak negara dan dapat larangan terbang, Boeing 737 Max masih laris manis di Paris Air Show. Terbukti dengan terjualnya 200 pesawat dalam sekali tanda tangan oleh International Airlines Group (IAG).

Dilansir dari Sky News, International Airlines Group (IAG) telah menandatangani Letter of Intent untuk membeli 200 unit pesawat Boeing 737 MAX yang telah dilarang terbang di berbagai negara setelah terlibat dua kecelakaan fatal.


 
IAG merupakan pemilik dari maskapai Inggris British Airways, maskapai Spanyol Iberia, dan maskapai Irlandia Aer Lingus. IAG juga merupakan salah satu grup maskapai penerbangan terbesar di dunia, yang mengangkut 113 juta penumpang pada 2018.
 
IAG mengatakan pihaknya memiliki kepercayaan pada Boeing dan yakin MAX akan bisa kembali melayani pelanggan dalam beberapa bulan mendatang.
 
Kesepakatan yang diumumkan di Paris Air Show, Perancis, ini bernilai lebih dari US$ 24 miliar seperti yang terlihat dalam daftar, padahal kedua perusahaan telah melakukan negosiasi untuk mendapatkan pengurangan harga. Mengutip Sky News, pesawat pesanan akan dikirim antara tahun 2023 hingga 2027.
 
Pesawat MAX 737 buatan Boeing telah dilarang terbang (grounded) di puluhan negara sejak terlibat dalam dua kecelakaan yang menewasan 346 korban.
 
Namun perusahaan pesawat asal Amerika Serikat (AS) tersebut mengklaim telah mengerjakan perbaikan pada perangkat lunak MAX agar pesawat segera bisa kembali beroperasi pada akhir tahun ini. Meski begitu, keputusan resmi kapan MAX bisa kembali mengudara ada di tangan regulator.
 
IAG mengatakan kesepakatannya dengan Boeing, yang masih tunduk pada perjanjian formal, akan memungkinkan pesawat itu digunakan oleh sejumlah maskapai termasuk Vueling dan Level plus BA di Gatwick.
 
"Kami memiliki kepercayaan pada Boeing dan berharap bahwa pesawat akan bisa kembali melayani pelanggan dalam beberapa bulan mendatang setelah mendapat persetujuan dari regulator." Kata kepala eksekutif perusahaan, Willie Walsh.
 
Walsh, mantan pilot 737, juga mengatakan dia akan "tidak ragu-ragu" terbang di pesawat tersebut.
 
Perbaikan yang dilakukan pada MAX berkaitan dengan perangkat lunak anti-stall MCAS, yang telah menjadi jantung masalah dari kedua kecelakaan.
 
Walsh mengatakan dia telah melihat perangkat lunak itu secara pribadi, dan menambahkan bahwa "sangat membantu untuk melihatnya saat dioperasikan" dan "memahami perubahannya.
 
Kevin McAllister, kepala pesawat komersial Boeing, memuji kesepakatan yang terjadi dan berterimakasih pada IAG.
 
"Kami tidak dapat cukup berterima kasih atas kepercayaan yang Anda berikan pada keluarga Boeing." Katanya.
 
Saham Boeing ditutup melonjak lebih dari 5% setelah pengumuman. Sementara saham IAG naik 1,5%.


[Gambas:Video CNBC]



(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading