Penjualan Pesawat Lesu, Boeing Pasok Suku Cadang Airbus

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
18 June 2019 11:48
Penjualan Pesawat Lesu, Boeing Pasok Suku Cadang Airbus
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing telah membuat kesepakatan yang tak pernah ada sebelumnya dengan saingan asal Eropa-nya, Airbus.

Boeing akan memasok suku cadang ke Airbus demi meningkatkan pendapatan di luar bisnis pembuatan pesawat terbang. Demikian disampaikan Boeing, Senin (17/6/2019).

Penjualan Pesawat Lesu, Boeing Pasok Suku Cadang AirbusFoto: Boeing's 777X (boeing.com)

Perusahaan yang membuat jenis pesawat 737 itu mengatakan akan menyediakan suku cadang untuk pesawat Airbus A320 milik British Airways dan pesawat berbadan sempit A320neo.


Boeing dua tahun lalu memisahkan bisnis layanan pesawatnya. Bisnis itu, menurut CEO-nya Dennis Muilenburg, dapat tumbuh menjadi bisnis bernilai US$ 50 miliar (Rp 716,8 triliun) per tahun. Mengutip CNBC International, unit ini menghasilkan lebih dari US$ 17 miliar dari rekor penjualan Boeing yang sebesar US$ 101 miliar tahun lalu.

Boeing telah berusaha meningkatkan dominasinya di bisnis rantai pasokan suku cadang pesawat, di mana perusahaan telah banyak melakukan strategi bisnis seperti membuka usaha patungan atau melakukan akuisisi langsung. Selain itu, Boeing juga membuat kesepakatan dengan perusahaan pembuat mesin pesawat, kursi, dan komponen lainnya.


Berdasarkan perjanjian tersebut, Boeing akan memiliki dan mengelola suku cadang untuk British Airways, yang mengoperasikan pesawat Boeing dan Airbus, kata perusahaan.

"Kami bangga memiliki kesempatan untuk melayani kebutuhan British Airways tanpa memandang platform," kata wakil presiden senior penjualan dan pemasaran komersial Boeing, Ihssane Mounir, dalam rilisnya.

Airbus, melalui juru bicara James Darcy, mengatakan dapat menawarkan aturan yang sama untuk pelanggan maskapai yang mengoperasikan armada campuran, seperti British Airways, tetapi saat ini mereka tidak memiliki pelanggan untuk layanan itu.


Saksikan video mengenai Boeing berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading