Di Acara HIPMI, Jokowi: Konglomerat Jangan yang Itu-itu Saja

News - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
26 May 2019 19:15
Di Acara HIPMI, Jokowi: Konglomerat Jangan yang Itu-itu Saja
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara buka puasa bersama dengan para pengusaha yang tergabung dalam Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Dalam kesempatan itu, bercerita mengenai apa yang telah dan yang akan dilakukan pemerintah.

"Bahwa konglomerat jangan yang itu saja. Saya yakin di HIPMI banyak yang pengen jadi konglomerat. Tapi memang secara konkrit yang harus kita kerjakan belum terumuskan dengan baik. Semoga di periode kedua lebih konkret agar menjalankannya lebih gampang," ujar Jokowi.




Jokowi menjelaskan, selama hampir lima tahun memerintah, pemerintah fokus membangun infrastruktur. Mulai dari bandara, jalan tol, hingga pembangkit listrik. Sebab, konektivitas antar provinsi maupun kabupaten/kota masih ada yang belum tersambung.

"Yang ingin saya pesankan setelah jadi barang itu misal jalan tol saya pesan daerah, gubernur menyambungkan jalan ini ke kawasan ekonomi, industri, sentra industri kecil, pariwisata. Ini akan bisa menumbuhkan ekonomi daerah. Ini tugas pengusaha melanjutkan yang sudah dibangun pemerintah," kata Jokowi.

"Meskipun dalam lima tahun ini sebagian sudah kita kerjakan, yaitu reformasi birokrasi dan reformasi struktural. Bagaimana mempersingkat perizinan agar cepat keluar dan juga penyederhanaan kelembagaan. Ini mudah mudah gampang. Bisa dikatakan sulit yang sulit," lanjutnya.

Di Acara HIPMI, Jokowi: Konglomerat Jangan yang Itu-itu SajaFoto: Bernhart Farras


Kemudian fokus ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Sebagaimana infrastruktur, hal itu tidak lekas terlihat dalam jangka pendek.

"Tapi ini syarat fondasi. Kalau kita tidak kerjakan. Kita masuk ke jebakan negara pendapatan menengah. Ini kita tidak mau karena dari kajian dan penglihatan kita banyak negara yang terjebak di situ," ujar Jokowi.

Pembangunan SDM, menurut dia, harus dikerjakan baik berupa scaling maupun re scaling up untuk memperkuat SDM. Tujuannya kita agar bisa bersaing dengan negara lain. Dalam hal ini, link and match antara industri dan pendidikan sangat diperlukan.

"Supaya 5 tahun ke depan SDM kita upgrade," kata Jokowi.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading