Gelar Operasi Pasar, Mentan Minta Harga Telur Rp 23.000/kg

News - Fikri Muhammad, CNBC Indonesia
08 May 2019 08:46
Di Pasar Tebet Barat Jakarta Selatan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman minta harga telur stabil di Rp 23.000/kg.
Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah tiga hari lalu bawang putih, kali ini giliran telur yang jadi fokus digelarnya operasi pasar oleh Kementerian Pertanian. Di Pasar Tebet Barat Jakarta Selatan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman minta harga telur stabil di Rp 23.000/kg.

Amran mengatakan kementeriannya mengadakan operasi pasar di titik harga jual telur yang meningkat di awal Ramadan ini, seperti di Pasar Tebet Barat, Pluit, Petojo Ilir, Pulo Gadung, Pal Merah, Gondangdia, dan Glodok. Di lokasi-lokasi itu harga telur mencapai Rp 26.000/kg.


"Harga yang diinginkan oleh pemerintah adalah tingkat peternak minimal Rp 20.000 per kilo, di tingkat pasar kita harapkan Rp 23.000 per kilo. Harga ini menguntungkan peternak sehingga bisa berproduksi terus-menerus," ucap Amran Sulaiman di Pasar Tebet, Rabu (8/8/2019).


"Kita bersyukur kita bisa memenuhi kebutuhan telur sendiri tanpa impor dari negara lain bahkan kita ekspor ke jepang, kita bersyukur," tambahnya.

Gelar Operasi Pasar, Mentan Minta Harga Telur Rp 23.000/kgFoto: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas operasi pasar telur ayam di Pasar Tebet Barat, Rabu (8/5). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Amran mengatakan pihaknya telah memasok telur sebanyak 7.000 ton setiap harinya demi menjaga kestabilan pasokan dan harga.

"Kita imbau untuk jaga bersama harga yang stabil, yang menyenangkan semua pihak. Itu arahan Pak Presiden," ujarnya.
Artikel Selanjutnya

Potret Peternak Ayam Blitar & Kendal 'Geruduk' Gedung DPR RI


(prm/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading