Pemilu 2019

Raihan Suara Jokowi Meleset Gara-gara Hoaks!

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
19 April 2019 10:44
Jokowi mengakui menyebarnya berbagai kabar bohong atau hoaks terkait dirinya ternyata mampu memengaruhi raihan suaranya dalam pilpres 2019.
Jakarta, CNBC Indonesia - Calon presiden nomor urut 01 sekaligus petahana Joko Widodo mengakui menyebarnya berbagai kabar bohong atau hoaks terkait dirinya ternyata mampu memengaruhi raihan suaranya dalam pilpres 2019.

Rata-rata hasil hitung cepat atau quick count menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin memimpin dengan 54,5% suara mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mendapat sekitar 45,5%.


"Ya banyak ya faktor lapangan kan banyak sekali. Tapi yang banyak menurut saya isu-isu fitnah, hoaks mempengaruhi sekali terutama di hari-hari terakhir," kata Jokowi dalam wawancaranya denganĀ detikcom yang ditayangkan Jumat (19/4/2019).


"Itu (kabar hoaks) memang ya efektif (menurunkan jumlah suara)," lanjutnya.

Dalam wawancara itu ia mengakui bahwa perolehan suara menurut hasil quick count tersebut berada di bawah perkiraannya.

"Memang di bawah (perkiraan) tapi ya kita bersyukur alhamdulillah hasilnya dari 12 lembaga survey rata-rata semua menyampaikan angkanya Jokowi-Ma'ruf Amin di 54,5% dan Prabowo-Sandi di 45,5%," ujarnya.

"...kita harus tetap berpatokan pada real count dari KPU sebagai penyelenggara resmi, jadi kita sabar lah masa ga sabar?" lanjut Jokowi.


"Memang quick count dari pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya hampir 99,9% hitungannya enggak meleset jauh dari hitungan yang ada."

Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, hasil penghitungan paling lama diumumkan 35 hari setelah pemungutan suara dilakukan atau pada 22 Mei mendatang.

Saksikan pidato kemenangan Jokowi berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]


(prm/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading