Pemilu 2019

Menteri-menteri Nyoblos Pakai Baju Putih, Darmin Kok Batik?

News - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
17 April 2019 11:53
Menteri-menteri Nyoblos Pakai Baju Putih, Darmin Kok Batik?
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, telah memberikan suaranya dalam pemilihan umum atau pemilu 2019, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20, Kecamatan/Kelurahan Pancoran. Darmin datang bersama istrinya, dan tiba di TPS pukul 9.20 WIB.

Ada yang menarik dari penampilan Darmin, jika dibandingkan dengan menteri era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) kali ini.

Pasalnya, Darmin tidak mengenakan kemeja putih, seperti yang dikenakan menteri-menteri lainnya. Darmin justru mengenakan kemeja batik berwarna abu-abu, dengan celana jeans biru dan sneakers.


Ditemui usai memberikan suaranya, Darmin tidak menjelaskan terkait penampilannya yang berbeda dari menteri lainnya. Ia hanya menjelaskan, sebagai warga Negara Indonesia, dirinya telah menggunakan hak pilih dengan baik.



Dengan tersenyum Darmin mengatakan telah memilih presiden dan wakil presiden, serta legislatif 2019-2024 sesuai hati nuraninya.

"Kamu (awak media) mau nanya saya milihnya siapa gitu? Saya milihnya ya katanya [sesuai] hati nurani, ya sudah (saya pilih sesuai) hati nurani," ujarnya singkat, Rabu (17/4/2019).

Selain itu, Darmin juga menjelaskan pentingnya menggunakan hak pilih. Menurutnya, untuk menyelenggarakan pemilu, negara sudah mengeluarkan anggaran yang besar. Dengan demikian, jika masyarakat tidak mendukung dengan menggunakan hak suaranya, maka negara merasa dirugikan.

Menteri-menteri Nyoblos Pakai Baju Putih, Darmin Kok Batik?Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat menghadiri TPS untuk memberikan suara pada pemilu 2019. (CNBC Indonesia/Iswari Anggit)


"Penting dong [menggunakan hak suara]. Kalau tidak, nanti ya hangus saja suaranya. Hak ya harus dipakai, kalau tidak dipakai ya rugi. Bukan (hanya) kita yang rugi, negara juga rugi. Bayangin bikin pemilu itu biayanya mahal."

Darmin juga menyebutkan harapannya untuk Indonesia lima tahun ke depan. Menurutnya, pemilu menjadi sarana bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang baik. Dan pemimpin yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik pula. Dengan demikian, ia berharap mekanisme negara akan berjalan.

"Ya namanya pemilu itu ya memang memilih pemimpin-pemimpin. Ya presiden, wakil presidan, ya DPD, ya DPR, ya DPRD. Itukan merupakan perwakilan kita masing-masing di dalam menyusun kebijakan, mengambil keputusan, di republik ini. Negara ya bekerjanya seperti itu, karena kita menganut negara seperti ini sekarang. Kalau itu dijalani, maka mekanisme negara akan berjalan."

"Nah tentu saja kalau masing-masing memilih dengan baik, maka hasilnya mudah-mudahan akan baik. Ya metode yang benar belum tentu hasilnya benar, tapi paling tidak metode yang benar itu sudah satu langkah menuju benar."

Saksikan Video Pemilu 2019 dalam Angka:

[Gambas:Video CNBC] (wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading