Kapan Proyek Double Double Track Manggarai-Bekasi Tuntas?

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
12 April 2019 11:20
Kapan Proyek Double Double Track Manggarai-Bekasi Tuntas?
Jakarta, CNBC Indonesia - Seluruh pembangunan proyek double-double track (DDT) atau jalur rel dwiganda ditargetkan rampung tahun 2021. Proyek DDT itu meliputi segmen Cakung-Bekasi sepanjang 12 km dan Manggarai-Jatinegara sepanjang 3 km.

"Sampai Bekasi kita harapkan selesai 2021 karena bukan hanya DDT-nya tapi kami ingin modernisasi Stasiun Bekasi seperti Stasiun Jatinegara ini," kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta-Banten dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumardi, di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019).




Proyek DDT rencananya dibangun dari Stasiun Manggarai sampai Stasiun Bekasi. Proses pembangunannya sudah dimulai sejak 2015 lalu. Setelah hari ini Kemenhub mulai mengoperasikan segmen Stasiun Jatinegara-Stasiun Cakung sepanjang 9,5 km, selanjutnya pembangunan akan dilakukan dari Stasiun Cakung sampai Stasiun Bekasi sepanjang 12 km.

Jumardi menjelaskan, DDT segmen Stasiun Cakung-Stasiun Bekasi sudah berproses sejak 2015. Namun, pembangunan terkendala rel yang tidak bisa disambung di Stasiun Kranji karena berada di atas jalan akses warga. Saat ini pembangunan segmen tersebut sedang melewati tahap tender.

"Sebenarnya sudah selesai tapi karena berperkara di pengadilan. Kita prosesnya di pengadilan, tinggal kita eksekusi. Pembangunannya kira-kira bisa kita mulai di bulan Juni," ujarnya.



Sementara itu, DDT segmen Stasiun Manggarai-Stasiun Jatinegara sepanjang 3 km juga masih dalam proses. Pengerjaannya berbarengan dengan pembangunan Stasiun Central Manggarai. Ditargetkan rampung tahun 2021.

DDT dibangun guna mengurai antrean Commuter Line dan kereta antarkota (intercity). Selama ini, Commuter Line kerap mengalah jika ada kereta antarkota yang mau melintas. Untuk itu jalur dibuat ganda agar tidak ada lagi antrean. Berbeda dengan kondisi di negara maju di mana jalur rel antarkota dan Commuter Line dipisah.

Jumardi menjelaskan, harapannya DDT ini bisa dibangun hingga Stasiun Cikarang, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda pengerjaannya. Itu juga karena dibutuhkan dana besar untuk membangun DDT. Dibutuhkan dana Rp 3,5 triliun untuk 3 km jalur DDT seperti yang dilakukan di Manggarai.

"Kita ini terlambat membangun jadi harga keburu mahal. Kalau dulu kita mulai dari 2022 saya rasa tidak akan semahal ini. Pembangunannya dari 2015 rencananya kelar 2021," tandasnya.

Simak video terkait rencana KAI menghidupkan jalur KA yang sudah mati di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading