DDT Jatinegara-Cawang Beroperasi, Commuter Line Tersendat

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
12 April 2019 10:38
DDT Jatinegara-Cawang Beroperasi, Commuter Line Tersendat
Jakarta, CNBC Indonesia - Pengoperasian jalur double double track (DDT) dari Stasiun Jatinegara-Stasiun Cakung sepanjang 9,5 km pagi ini menyebabkan perjalanan Commuter Line tersendat. Hal itu karena terjadinya penyempitan jalur (bottle neck) akibat penambahan jalur.

"Memang pagi ini ada keterlambatan itu karena ada penyesuaian operasi. Dari malam sudah kita uji coba bagaimana arus dari timur bisa dipecah masuk dan bagaimana arus dari barat tadinya 4 [jalur] ditambah 2 [jalur] lagi. Di situ ada bottle necking," kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta-Banten dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumardi, di Stasiun Jatinegara, Jumat (12/4/2019).




Diketahui proyek DDT telah dilakukan sejak 2015 silam. Hari ini, proyek DDT segmen 1 (Jatinegara-Cakung) resmi dioperasikan. Adapun tujuan dari pembangunannya memecah jalur agar tidak terjadi antrean antara Commuter Line dengan kereta antarkota (intercity line).

Pengaturan kereta saat ini ada di Stasiun Bekasi, kata Jumardi. Antrean yang ada di Stasiun Bekasi kemudian dilepas satu per satu untuk masuk ke Stasiun Cakung.

"Begitu di Cakung dia lancar. Sampai di Jatinegara sekarang bottle neckingnya lagi di Jatinegara karena ini DDT belum selesai sampai Manggarai. Jadi tadi dari 4 jalur bisa menyempit lagi di Jatinegara," ungkapnya.

DDT Jatinegara-Cawang Beroperasi, Commuter Line TersendatFoto: Stasiun Buaran (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


Tersendatnya perjalanan hari ini disebabkan belum tersambungnya DDT hingga Manggarai. Namun, DDT Manggarai-Jatinegara sepanjang 3 km juga baru bisa beroperasi 2021 . Ketimbang menunggu lama, pihaknya kemungkinan akan mengoperasikan satu jalur baru di Bekasi Line.

Vice Presiden Corporate Communication PT Kereta CommuterLine Indonesia (KCI) Anne menyampaikan permohonan maaf atas tersendatnya perjalanan KRL hari ini selama 15-30 menit. Dibutuhkan setidaknya 2-3 hari agar perjalanan kembali normal. Maklum, di Jakarta ada hampir 1000 perjalanan dalam sehari.

"Kalau ada keterlambatan kami mohon maaf. Dalam 2-3 hari semoga sudah bisa menyesuaikan. Kami akan perbaiki terus pola operasinya. Akan kami update melalui media sosial kami." ungkapnya.

Simak video terkait perkembangan proyek kereta cepat di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading