Tol Becakayu Dituding Anies Picu Banjir, Ini Kata BPJT

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
05 April 2019 16:26
Tol Becakayu Dituding Anies Picu Banjir, Ini Kata BPJT
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit angkat bicara perihal kemarahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selepas banjir yang terjadi pada Kamis (4/4/2019).


Saat itu, Anies menyebut salah satu proyek jalan tol, yaitu Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) sebagai biang kerok banjir di sejumlah titik. Penilaian Anies didapat usai menginspeksi langsung sejumlah lokasi di sepanjang Jalan DI Pandjaitan.

"Banjir masih dievaluasi lagi. Kalau akibat Tol Becakayu sudah diatasi di permukaan," ujar Danang.




Menurut dia, kontraktor pelaksana proyek Tol Becakayu, yaitu PT Waskita Karya Tbk., telah melakukan sejumlah upaya usai banjir tersebut. Misalnya pembuatan temporary channel (kanal sementara).

"Memang sampai saat ini belum final laporannya," kata Danang.

Tol Becakayu Dituding Anies Picu Banjir, Ini Kata BPJTFoto: Kepala BPJT, Danang Parikesit



Sebelumnya, Anies meminta pihak kontraktor LRT Jabodebek, yaitu Adhi Karya (LRT) dan Tol Becakayu, yaitu PT Waskita Karya Tbk segera melakukan koreksi.

"Kami akan panggil mereka dan review semua proyek mereka di DKI Jakarta. Ini semua ada di AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). Ketika menyusun AMDAL, ada kewajiban-kewajiban untuk kontraktor menyiapkan semua instrumen pencegah banjir," tegasnya

Anies menemukan bahwa saluran-saluran air di sepanjang jalan, tertutup oleh lumpur bekas galian dan pilar-pilar pembangunan LRT Jabodebek dan Tol Becakayu. Dia menilai, pihak kontraktor tidak mampu mengantisipasi volume air dari hujan deras.

"Karena pompa yang tersedia bersifat mobile dan kapasitas terbatas," paparnya.

Tol Becakayu Dituding Anies Picu Banjir, Ini Kata BPJTFoto: Dokumentasi Facebook Anies Baswedan


Selain itu, jumlah pompa dinilai masih kurang sehingga kemarin pihak Dinas SDA Pemprov DKI Jakarta membantu agar beban air tidak menumpuk di daerah selatan Jakarta.

Anies mendesak semua pihak tidak menganggap enteng persoalan tersebut. Apalagi, menurutnya lokasi proyek tersebut terletak di jalan-jalan protokol.

"Karena ketika anda lalai menjalankan yang sudah ada dalam rencana, kelalaian itu berimplikasi kepada penderitaan ratusan ribu warga yang ada di sekitar ini, yang lalu lalang sekitar jalan ini. Hari ini kita berikan peringatan keras. Dan kita akan minta agar tidak terulang lagi," pungkasnya.

Simak video terkait jalan tol di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading