170 Titik BBM Satu Harga Dikebut Tahun Ini

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
03 April 2019 19:54
170 Titik BBM Satu Harga Dikebut Tahun Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan secara nasional akan dibangun 170 penyalur BBM Satu Harga selama periode 2017-2019, berkolaborasi dengan badan usaha BBM di Indonesia.

Berdasarkan data pencapaian program BBM Satu Harga, h
ingga 2018, PT Pertamina (Persero) telah membangun 122 penyalur BBM Satu Harga, dan sembilan lainnya dibangun oleh PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Dengan demikian, total sampai 2018, ada 131 penyalur BBM Satu Harga.

Tahun ini, sudah ada beberapa titik realisasi program BBM Satu Harga. Beberapa daerah tersebut di antaranya yakni di Kecamatan Poco Ranaka (Kabupaten Manggarai Timur- Nusa Tenggara Timur), yang harga BBM-nya semula Rp 13.000-15.000/liter (premium/solar).



Daerah lain yakni di Kecamatan Ayamaru Utara (Kabupaten Maybrat-Papua Barat), yang semula harga BBM-nya yakni Rp 10.000/liter (premium/solar). 

Selain itu, titik BBM Satu Harga juga telah sampai ke Pulau Buru, Maluku. Harga bensin yang semula bisa menyentuh harga Rp 12.000/liter, kini sama dengan harga di Jakarta yakni hanya Rp 6.450/liter untuk jenis premium.

Data tersebut juga mencatat terjadi efek positif yang signifikan dengan program BBM Satu Harga.

Misalnya, sebelum ada BBM Satu Harga, di Kecamatan Air Buaya (Kabupaten Buru), masyarakat mesti menempuh jarak lebih dari 88 km untuk sampai ke SPBU yang ada di Namlea, atau 60 km ke APMS Lala Desa Waplau lewat jalur darat.

Saat ini, harga bahan bakar minyak (BBM) di penyalur lokasi tersebut sesuai dengan harga penetapan pemerintah yaitu premium JBKP (jenis BBM khusus penugasan) Rp 6.450/liter dan solar/biosolar JBT (jenis BBM tertentu) Rp 5.150/liter.

Program BBM Satu Harga ini adalah kebijakan yang menyeragamkan harga jual resmi BBM di beberapa daerah pelosok Indonesia. Program ini diresmikan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla pada 17 Oktober 2016.

Di sisi lain, pemerintah juga menambah jumlah titik penyaluran di tahun ini. Tadinya, pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan sisa 29 titik penyaluran BBM Satu Harga, agar terpenuhi target 160 titik. Namun kini bertambah 10 titik menjadi 170.

Kepala Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) Fanshurullah Asa pernah menuturkan, titik tersebut dimungkinkan untuk bertambah jika ada usulan dari pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk BBM Satu Harga. Nantinya, kata dia, usulan tersebut akan dievaluasi oleh pemerintah.

Adapun untuk 2019, ada beberapa titik yang menjadi incaran sebagai lokasi penyaluran BBM Satu Harga.


"BBM satu harga untuk 2019, lokasinya sembilan titik di Kalimantan, enam titik di NTB, sembilan titik di NTT, dan lima titik di Maluku dan Maluku Utara," ujar Fanshurullah kepada media dalam paparan capaian program BBM Satu Harga 2018 di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (31/12/2018).


Bahan bakar minyak selalu jadi sorotan, simak ulasan ekonomi BBM.
[Gambas:Video CNBC]
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading