Tahun Depan, Medco Mau Jual Minyak ke Pertamina

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
02 April 2019 16:18
Tahun Depan, Medco Mau Jual Minyak ke Pertamina
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana menjual minyak mentah jatah ekspor perseroan kepada PT Pertamina (Persero) mulai tahun depan. Demikian disampaikan Direktur Utama Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

"Kami sudah kepalang ada long term (jangka panjang) kontrak ekspor sampai Juni 2020, setelah itu kami bebas mau jual ke mana saja. Tapi kami sudah sampaikan ke Pertamina setelah kontak habis kami bisa beri pasokan," ujarnya.

Lebih lanjut, Hilmi menuturkan, minyak yang akan dijual pun nantinya berasal dari lapangan Medco yang di dalam negeri.


Tahun Depan, Medco Mau Jual Minyak ke Pertamina Foto: Pengendara mengisi BBM di Salah satu SPBU, Kuningan, Jakarta, Minggu (10/2). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


Adapun, sebelumnya, Pertamina telah melakukan kerja sama dengan membeli minyak mentah (crude) jatah ekspor dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Kemudian giliran ExxonMobil Cepu Ltd yang melakukan negosiasi dengan BUMN migas tersebut.

Sebanyak 30 ribu barel per hari minyak mentah jatah ekspor milik ExxonMobil sedang dinegosiasikan agar bisa dibeli oleh Pertamina. Pertamina juga telah melaksanakan lifting perdana minyak mentah (crude oil) bagian PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) di Blok Rokan, yang akan diolah di kilang minyak dalam negeri milik Pertamina.

Hal itu merupakan realisasi dari terbitnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 yang menyatakan minyak mentah bagian kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) diprioritaskan dijual ke Pertamina dan diolah di kilang minyak dalam negeri.



Selama ini, minyak mentah bagian KKKS seperti PT CPI sebagian besar diekspor. Sementara di sisi lain Pertamina masih harus mengimpor minyak mentah dan kondensat sekitar 342.000 barrel per hari.

Minyak mentah yang dibeli oleh Pertamina adalah jenis Sumatran Light Crude (SLC) dan Duri Crude (DC) yang dihasikan oleh Blok Rokan. Sebab sesuai dengan konfigurasi kilang minyak BUMN migas tersebut, sehingga dapat meningkatkan yield of valuable products di kilang Pertamina.

Dalam tahap awal, untuk periode Januari hingga Juni 2019, estimasi volumenya diperkirakan mencapai 2,5 juta barel per bulan. Sedangkan, perusahaan akan melakukan negosiasi ulang dengan ExxonMobil untuk jual-beli minyak mentah jatah ekspor periode kontrak Juli-Desember.

Tahun Depan, Medco Mau Jual Minyak ke Pertamina Foto: Infografis/Peringkat Teratas Negara Penghasil Minyak Dunia/Arie Pratama


Senior Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina, Hasto Wibowo, mengungkapkan negosiasi dengan ExxonMobil untuk kontrak jual-beli periode Januari-Juni 2019 tidak menemukan kesepakatan.

"Ya namanya jual beli kan tidak bisa memaksa, kita harus respect (menghormati). Nanti bicara lagi nih tapi untuk term yang Juli-Desember, semester dualah," terang Hasto saat ditemui di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Lebih lanjut, dua mengatakan, kontrak jual-beli minyak mentah jatah ekspor dengan Chevron pun akan segera habis. Sehingga, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan evaluasi untuk perpanjangan kontrak.

"Sebentar lagi akan dievaluasi dan diperpanjang kontrak dengan Chevron," pungkas Hasto.

Simak video terkait BBM di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading