Jargas Kota Cirebon Rampung, 3.503 Rumah Dialiri Gas Bumi

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
21 March 2019 20:37
Jargas Kota Cirebon Rampung, 3.503 Rumah Dialiri Gas Bumi
Cirebon, CNBC Indonesia - Cirebon kini dialiri jaringan gas (jargas) untuk 3.503 sambungan rumah (SR). Jargas dibangun di Kelurahan Suket Duwur, Surapandan, Kedung Kersik, serta penetrasi di Kelurahan Argasunya, Kalijaga, dan Harjamukti.

Jargas di kota ini nantinya akan dikelola oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Gas dipasok dari PT Pertamina EP sebesar 0,2 mmscfd dengan tapping di jaringan pipa eksisting Pgasol.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan dengan begitu, jargas yang mengaliri Cirebon sejak 2012, totalnya mencapai 7.503 SR dari 4.000 SR. Saat ini ada 33.200 SR yang tersambung dalam jargas.


Menurut Djoko, pemerintah berkomitmen akan terus mendorong dan mempercepat program jargas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat besar penggunaan gas bumi.

"Dengan menggunakan jargas, banyak keuntungan yang diperoleh yaitu harga gas bumi lebih murah dari LPG, menekan subsidi dan impor LPG. Dari segi lingkungan adalah emisi jauh lebih bersih dibanding BBM dan kayu Bakar serta available setiap saat," kata Djoko (21/03/2019).

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan, penggunaan jargas di Kota Cirebon akan signifikan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat. Kota Cirebon, singgungnya, merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Jawa Barat.

"Lewat energi baik yang murah dan stabil, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih," tukas Gigih.

Cirebon Masih Butuh Jargas
Walikota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan pembangunan jargas tahap dua di Cirebon difokuskan ke daerah Harjamukti, yang paling membutuhkan pasokan gas. Dia berharap dalam waktu dekat akan dilakukan pembangunan tahap selanjutnya karena masih banyak yang belum mendapatkan akses jargas.

"Dalam perbincangan, Pak Menteri membuka kesempatan kalau kami mau meminta tambahan jargas, tinggal diajukan," tambahnya.

Pembangunan jargas dilakukan bertahap karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, persyaratan pembangunan jargas, antara lain wilayah tersebut dekat dengan kaidah sumber gas atau pipa gas, spesifikasi gas bumi terpenuhi yakni tidak membahayakan masyarakat, terdapat potensi pasar pengguna, komitmen Pemerintah Daerah serta memenuhi kaidah keselamatan dan keteknikan.

Sejak dibangun pertama kali pada 2009, total SR jargas yang terbangun dengan dana APBN hingga saat ini sebanyak 325.773 SR yang terdistribusi di 16 provinsi, 40 kabupaten dan kota. (dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading