Ma'ruf Amin '10 Years Challenge' Vs Sandi Uno 'Link & Match'

News - Samuel Pablo & Monica Wareza, CNBC Indonesia
17 March 2019 22:38
Ma'ruf Amin '10 Years Challenge' Vs Sandi Uno 'Link & Match' Foto: Cover Topik/Debat Cawapres 2019/Edward Ricardo
Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam debat cawapres yang berlangsung di Hotel Sultan, malam ini, timbul istilah-istilah baru yang berulang kali disebut oleh kedua calon.

Dari kubu calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin, berkali-kali menyebutkan istilah 10 years challenge. Tak mau kalah, Sandiaga Uno juga berulang menyebut kalimat 'link and match'.


Apa sebenarnya di balik istilah baru yang ditekankan oleh dua orang calon wakil presiden ini?


10 Years Challenge Ma'ruf Amin
Ma'ruf pertama kali menyebut istilah 10 years challenge saat membahas soal anggaran riset di awal debat. Ia mengatakan akan mengandalkan riset untuk membuat perubahan 10 years challenge (tantangan 10 tahun). 

10 years challenge yang sempat populer beberapa waktu lalu di sosial media, sampai dua kali disebutkan oleh Ma'ruf Amin ketika memaparkan program mengenai persoalan riset di Indonesia.

"Sehingga ke depan riset dapat membangun Indonesia dalam 10 years challenge," ujar Ma'ruf Amin dalam debat Cawapres 2018, Minggu (17/3/2109).

Menurutnya, Jokowi-Ma'ruf akan membentuk Badan Riset Nasional yang akan menyatukan seluruh anggaran riset yang saat ini terbagi-terbagi dalam berbagai Kementerian dan Lembaga.

"Maju mundurnya suatu negara, negara yg bisa kembangkan riset maka akan maju," ujarnya.

Ma'ruf menyebut lagi istilah ini saat bahas soal masalah ketenagakerjaan, ia menyebut bahwa pemerintah sudah siapkan infrastruktur yang bisa dimanfaatkan mulai dari infrastruktur darat, laut, dan langit.

"Sekarang tumbuh usaha startup bahkan juga Unicorn akan ada Decacorn dengan demikian tenaga kita harus disiapkan ke depan supaya siap hadapi tantangan ke depan. Dalam rangka menghadapi 10 years challenge," katanya.

Link and Match a La Sandiaga Uno
Sementara itu, Sandiaga mengenalkan istilah link and match saat bahas soal ketenagakerjaan. Ia menyatakan salah satu strategi Prabowo-Sandi dalam menyelesaikan masalah ketenagakerjaan melalui program Rumah Siap Kerja.

"Rumah Siap Kerja yang baru saja kita luncurkan menawarkan link and match bagi anak muda kita. Sangat ironis 61% pengangguran kita anak muda lulusan SMK," ujar Sandiaga dalam Debat Cawapres tahap ketiga di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Soal link and match ini juga ditekankan di pernyataan terakhir Sandiaga. Ia fokus untuk mengurangi 2 juta pengangguran dan memulainya dari tingkat pendidikan. "Kita tingkatkan status guru honorer, kita pastikan sistem berkualitas sehingga terjadi link and match dan karakter kuat." (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading