Penembakan Masjid, Selandia Baru Tunggu Jawaban Facebook Cs

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
17 March 2019 - 15:02
Penembakan Masjid, Selandia Baru Tunggu Jawaban Facebook Cs
Wellington, CNBC Indonesia - Pemerintah Selandia Baru sedang menunggu jawaban dari pihak Facebook terkait insiden penembakan masal yang terjadi di dua mesjid di Chirstchurch, Wellington, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, pihaknya menunggu jawaban dari Facebook dan platform sosial media lainnya terkait bagaimana video penyerangan yang membunuh 50 orang jemaah masjid tersiar secara langsung (live streaming) di platform mereka.

"Kami melakukan sebanyak yang kami bisa untuk menghapus, atau berusaha untuk menghapus, beberapa rekaman yang diedarkan setelah serangan teroris ini. Tapi pada akhirnya, ini tergantung pada platform-platform itu untuk memfasilitasi penghapusan mereka. Saya pikir ada pertanyaan lebih lanjut yang harus dijawab," kata Ardern hari ini seperti dikutip AFP, Minggu (17/3/2019).




Ardern mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Kepala Operasional Facebook Sheryl Sandberg. Menurut penuturan Ardern, Facebook telah menyadari apa yang terjadi di Selandia Baru.

Sebelumnya, rekaman video penembakan brutal oleh sejumlah pria disiarkan langsung di Facebook. Video berdurasi selama 17 menit dapat diakses di Facebook sebelum dihapus oleh Facebook.

Namun, streaming tersebut berulang kali diunggah di Youtube dan Twitter. Platform internet berupaya keras menghapus video yang diposting berulang kali.



Ardern bekerja sama dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Morrison mengatakan perusahaan media sosial telah 'bekerja sama' sejak serangan itu. Namun, peran mereka terbatas.

"Tetapi sayangnya saya harus mengatakan bahwa kapasitas untuk benar-benar membantu sepenuhnya sangat terbatas dari sisi teknologi."

Dia mengatakan, bahwa begitu konten tersebut ditarik, tidak ada jaminan bahwa konten itu tidak kembali tersiar.

"Jadi saya pikir ada beberapa diskusi yang sangat nyata yang harus didapat tentang bagaimana fasilitas dan kemampuan ini seperti yang ada di media sosial, dapat terus ditawarkan," kata Morrison.

Simak video terkait penembakan masjid di Selandia Baru di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading