Heroik! Pria ini Halangi Aksi Penembak Masjid Selandia Baru

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
17 March 2019 11:35
Heroik! Pria ini Halangi Aksi Penembak Masjid Selandia Baru
Christchurch, CNBC Indonesia - Sosok Abdul Aziz, 48 (tahun), sedang disorot berkat aksi nekatnya menghalangi tindakan penembakan brutal di Masjid Linwood, Christchurch, Selandia Baru. Abdul Aziz, yang merupakan jemaah di Masjid Linwood, dengan berani menghadapi si penembak dan berhasil mencegah jatuhnya korban lainnya.

Aziz yang berasal dari Afghanistan itu mengatakan, saat itu dirinya mengambil salah satu senjata penembak yang dibuang dan mengancam pria itu sampai pergi. Polisi kemudian menabrak kendaraan pria bersenjata itu dan menangkapnya.

"Dua petugas kepolisian bertindak dengan keberanian penuh. Mereka mencegah kematian lebih lanjut dan mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk melakukannya," kata Kepala Kepolisian Selandia Baru Mike Bush dalam konferensi pers di Wellington seperti dikutip Reuters, Minggu (17/3/2019).




Sementara itu, di seluruh Wellington, sejumlah layanan gereja digelar sebagai bentuk keprihatinan atas kejadian penembakan. Layanan gereja juga dilakukan di Cardboard Cathedral, Christchurch. Cardboard Cathedral merupakan bangunan sementara yang dibangun setelah kehancuran akibat gempa bumi 2011.

Di Hagley College, sebuah sekolah di seberang taman dari masjid Al Noor, didirikan sebuah posko darurat. Mengutip Reuters, sejumlah teman dan kerabat korban masuk, tampak seorang wanita membawa sandwich dan falafel.

Heroik! Pria ini Halangi Aksi Penembak Masjid Selandia BaruFoto: Suasana lokasi usai penembakan di salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) siang. (AP/Mark Baker)


Seorang siswa setempat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, seorang temannya telah terbunuh dalam aksi penembakan tersebut.

"Dia belajar untuk menjadi pilot dan kami melihatnya saat kelas pagi. Lalu dia pergi ke masjid seperti biasa. Dan kami tidak mendengar kabar darinya," katanya. "Saya mendapat telepon semalam dari seorang teman, sekitar tengah malam, ia mengatakan bahwa dia telah meninggal."

Mayoritas korban merupakan migran atau pengungsi dari negara-negara seperti Pakistan, India, Malaysia, Indonesia, Turki, Somalia, dan Afghanistan. Pakistan melaporkan enam warga telah tewas dan tiga lainnya hilang.

Tiga puluh enam orang masih di Rumah Sakit Christchurch, dengan 11 mendapatkan perwatan intensif, dan satu anak pindah ke rumah sakit anak-anak di Auckland. Total korban tewas mencapai 50 orang.

Simak video terkait penembakan masjid di Selandia Baru di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading