3 Daya Tarik Indonesia Versi Sri Mulyani

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
12 March 2019 14:47
3 Daya Tarik Indonesia Versi Sri Mulyani
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebut Indonesia memiliki daya tarik untuk mendorong investasi asing masuk, khususnya bagi perusahaan-perusahaan teknologi dunia.

Hal itu diutarakan Sri Mulyani saat menghadiri acara Graduation Apple Developer Academy yang pertama di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Selasa (12/3/2019).

Sri Mulyani menjelaskan, ketiga daya tarik itu antara lain, populasi penduduk dan ukuran ekonomi Indonesia yang besar dan telah masuk ke dalam 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia (G-20).


Indonesia juga berkomitmen memperbaiki kemudahan iklim berusaha. "Itu menggambarkan pemerintah memiliki komitemen yang dilihat oleh investor untuk undang investasi dari dalam maupun luar negeri," kata Sri Mulyani.

Selanjutnya, yang bisa menjadi daya tarik adalah Indonesia telah membangun sejumlah infrastruktur, di antaranya adalah Palapa Ring untuk mendorong koneksi antarwilayah di Indonesia.

Menurut Sri Mulyani, hadirnya perusahaan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS), Apple Inc yang mendirikan akademi di BSD, bisa menginisiasi perusahaan-perusahaan lainnya untuk berinvestasi di Indonesia. "Apple Developer Academy, ini menjadi daya tarik untuk orang-orang masuk di Indonesia," ujarnya.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, dalam lawatannya ke BSD, Sri Mulyani sempat memberikan paparan di hadapan 160 lulusan Apple Developer Academy. Hal yang disorotinya adalah pengalaman para developer muda ini menjadi jawaban bagi Indonesia menyiapkan sumber daya manusia yang andal di bidang teknologi informasi, bukan hanya menjadi konsumen saja.

Setelah itu, Sri Mulyani melihat langsung area Apple Developer Academy didampingi Lisa Jackson, Apple Vice President of Environtment, Policy and Social Initiatives.

Dalam kesempatan yang sama, Lisa Jackson menyatakan, Apple saat ini sedang mengembangkan akademinya di Surabaya, yang bekerja sama dengan Universitas Ciputra, dan berencana bakal membuka satu akademi di kawasan Nongsa Digital Park, Batam.

Lisa mengharapkan, para lulusan akademi Apple bisa menjadi bagian dari ekosistem App Store, yang saat ini sudah tersedia di 155 negara. Sejak 2008, App Store juga telah membayarkan lebih dari US$ 120 milliar kepada seluruh pengembang aplikasi di dunia.

"App Store bisa menjangkau jutaan orang, karenanya kami selalu mendorong inovasi, kreativitas untuk menghasilkan pengembang aplikasi masa depan seperti yang Anda saat ini lakukan," kata Lisa.

Apple Inc memenuhi ketentuan regulasi mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan berinvestasi sebesar US$ 44 juta dalam jangka waktu tiga tahun sejak 2017. Selain di BSD, Apple Developer Academy telah dibangun di Italia dan Brasil. Di Italia, Apple bekerjasama dengan Università di Napoli Federico II. Adapun di Brasil, Apple menggandeng The Pontifical Catholic University of Rio Grande do Sul.

Simak video Pernyataan Sri Mulyani Bantah Hobi 'Ngutang'

[Gambas:Video CNBC] (wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading