Jokowi: Hati-Hati Mal di China Mulai Tutup, di Sini Juga

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
12 March 2019 10:53
Jokowi: Hati-Hati Mal di China Mulai Tutup, di Sini Juga
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Perdagangan (Kemendag). 

Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengapresiasi langkah Kemendag yang telah melakukan revitalisasi pasar-pasar di seluruh tanah air. Namun ia berpesan agar ekosistem baru harus siap dikembangkan.

"Saya apresiasi Kemendag yang telah bangun dan revitalisasi 4.200 pasar di seluruh tanah air. Lalu ada 8.900 pasar di desa-desa. Artinya fokus kita kepada pasar dalam 4 tahun ini betul-betul fokus memperbaiki fisik dan manajemennya," kata Jokowi di ICE BSD, Selasa (12/3/2019).

Jokowi lantas bercerita, ketika ia berkunjung ke pasar-pasar banyak yang mengeluhkan tentang ekspansi situs belanja online. "Apa yang saya dengar? Kita sekarang kalah dengan yang online-online. Hati-hati. Saya minta Kemendag, pasar-pasar mulai dibangun ekosistem online sambil perbaiki offline," katanya.




Menurut Kepala Negara, dengan membangun ekosistem tersebut maka diharapkan pasar tradisional siap bersaing dengan online bahkan bekerja sama.

"Mal-mal sudah mulai tutup di Tiongkok, di sini juga sudah mulai. Hati-hati sekali. Kita harus perbaiki ekosistem offline dan online," papar Jokowi.

Dijelaskan Jokowi, kemasan dan konsep pasar harus diperbaiki. Termasuk dari petani, pengerajin, nelayan.

"Anggarkan mesin kemasan di APBD tolong Para Bupati/Walikota, murah harganya nggak sampai Rp 200 juta," tuturnya.

"Lalu perbaiki branding, tulisan dan warna. Kalau nanti packaging labeling branding sudah siap semua, bisa dijual di offline dan online. Kita siapkan marketplace agar pasar rakyat bisa berjualan secara online," paparnya.



Lihat video '5 Mal di Jakarta Ini Hidup Segan Tutup Tak Mau'

[Gambas:Video CNBC]
(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading