Berkat Sabun, Harjo Sutanto Jadi Miliarder Tertua di RI

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
07 March 2019 17:38
Berkat Sabun, Harjo Sutanto Jadi Miliarder Tertua di RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Harjo Sutanto, pemilik Wings Group, kini berusia 92 tahun. Ia menjadi miliarder tertua di Indonesia, dengan kekayaan sebesar US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 18,20 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/dolar AS), membuatnya masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Bersama dengan rekannya, Johannes Ferdinand Katuari, ia memulai bisnis dengan menjual sabun dari rumah ke rumah di Jawa Timur, sekitar lebih dari 60 tahun yang lalu. Mereka menjual sendiri produk ini secara door to door, dari kampung ke kampung. Perusahaan yang mereka rintis diberi nama Fa Wings.

Berawal dari sana, lambat laun mereka pun menjualnya ke warung-warung hingga akhirnya lewat agen. Pada awalnya, mereka cuma memproduksi sabun colek, namun akhirnya juga memproduksi sabun mandi merek GIV yang laku keras.
Kini sabun produksinya itu justru menghantarkannya menjadi orang terkaya Indonesia.



Saat ini, Wings adalah salah satu produsen sabun terbesar di Indonesia. Produknya banyak dijumpai di supermarket dan toko-toko ritel besar lain, sebut saja produknya Nuvo, So Klin, Kodomo, Ciptadent, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, Wings juga memproduksi produk rumah tangga seperti pembersih toilet, deterjen, dan pembalut wanita.

Wings Group juga memproduksi mie instan dengan label Mie Sedaap, yang juga dijual di sejumlah negara di luar Indonesia.

Seiring dengan berkembangnya bisnis waralaba, Wings Group pun memiliki franchise peritel minimarket FamilyMart.
Kemampuan berbisnis Harjo pun menurun ke anak-anaknya.

Berdasarkan catatan Forbes, Harjo dan istrinya Yenny Lilian memiliki empat anak, yakni Hanny, Fifi, Handoyo dan Yenny Lillian. Putra tertua Hanny paling aktif dalam bisnis dan merupakan direktur di sejumlah perusahaan yang dioperasikan oleh Wings atau dalam kemitraan. Sementara itu Fifi memimpin di Ecogreen, anak perusahaan Wings yang aktif dalam produk oleo-kimia.

Adapun, ketika JohannesKatuari tutup usia, putra Johannes, EddyKatuari, mengambilalih kepemimpinan Wings Group pada 2004.

Simak ulasan orang terkaya di dunia.
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading