Trump: Terlalu Kuat, Dolar Telah Sakiti Amerika Serikat

News - Wangi Sininty Mangkuto, CNBC Indonesia
03 March 2019 18:48
Trump: Terlalu Kuat, Dolar Telah Sakiti Amerika Serikat
Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Donald Trump pada Sabtu memperbaharui kritik terhadap Federal Reserve dan mengatakan kebijakan moneter bank sentral AS yang ketat berkontribusi terhadap dolar yang kuat dan merusak daya saing Amerika Serikat.

"Kami memiliki orang yang lebih suka dolar yang sangat kuat di The Fed," kata Trump pada Conservative Political Action Conference tahunan di Oxon Hill, Maryland. "Saya ingin dolar yang kuat, tetapi saya ingin dolar yang bagus untuk negara kita, bukan dolar yang begitu kuat sehingga kita dilarang berurusan dengan negara lain." Seperti dilansir dari Reuters, Minggu (03/03/2019).




Trump, yang telah menjadikan ekonomi sebagai bagian penting dari platform politiknya, telah berulang kali mengkritik Federal Reserve dan ketuanya, Jerome Powell, yang ia tunjuk untuk memimpin Fed, karena menaikkan suku bunga.

Bank sentral AS, setelah menaikkan suku bunga empat kali tahun lalu, telah mengisyaratkan baru-baru ini bahwa mereka akan menjadi "sabar" sebelum pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut, sebagai anggapan terhadap meningkatnya kekhawatiran tentang prospek ekonomi di tengah volatilitas pasar keuangan, memperlambat pertumbuhan global dan perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

"Kami memiliki seorang pria di The Fed yang menyukai pengetatan kuantitatif. Kami ingin dolar yang kuat, tetapi cobalah lebih masuk akal," kata Trump. "Bisakah anda bayangkan jika kami meninggalkan suku bunga di mana mereka berada ... jika kami tidak melakukan pengetatan kuantitatif, ini akan menyebabkan dolar sedikit lebih rendah."

Mata uang yang lebih lemah umumnya membuat ekspor suatu negara lebih kompetitif.

Powell mengatakan dia tidak akan terpengaruh oleh tekanan politik dan memberikan pernyataan yang jelas tentang independensi The Fed pada awal Januari ketika dia mengatakan bahwa dia tidak akan mengundurkan diri bahkan jika Trump memintanya untuk melakukannya. Itu menyusul laporan pada pertengahan Desember bahwa Trump telah membahas dengan para penasihatnya tentang kelayakan memecat Powell setelah The Fed menaikkan suku bunga lagi.

Pelonggaran kuantitatif adalah istilah yang diterapkan pada langkah luar biasa The Fed untuk membeli sejumlah besar obligasi pemerintah AS dalam membantu merangsang pertumbuhan ekonomi selama krisis keuangan. Langkah itu dilakukan untuk menurunkan suku bunga pinjaman jangka panjang setelah The Fed menurunkan suku bunga kredit dalam semalam menjadi nol.

The Fed telah memangkas neraca keuangannya sebesar US $ 4 triliun sebanyak US $ 50 miliar per bulan, yang menurut para investor telah memperketat kondisi keuangan.

Simak video tentang negosiasi dagang trump di bawah ini
[Gambas:Video CNBC] (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading