Baru Terbang 30 Menit, Lion Air Balik Lagi ke Makassar

News - tahir saleh, CNBC Indonesia
13 February 2019 16:18
Baru Terbang 30 Menit, Lion Air Balik Lagi ke Makassar
Jakarta, CNBC IndonesiaPesawat Lion Air JT-780 rute dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) menuju Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, tiba-tiba melakukan pendaratan kembali ke bandara asal yaitu Makassar setelah terbang 30 menit karena masalah teknis.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan kronologi proses pendaratan kembali pesawat tersebut. Dia mengatakan penerbangan Lion Air JT-780 pada Selasa (12/2/2019) itu sebetulnya telah dipersiapkan dengan baik.

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sebelum diberangkatkan menuju Palu sudah menjalani pemeriksaan lebih awal atau pre-flight check dan dinyatakan laik terbang atau safe to flight. Lion Air pun mengudara sesuai dengan jadwal keberangkatan pukul 21.28 WITA.



Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 149 penumpang. Tapi dengan memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), setelah terbang 30 menit pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan kembali di bandar udara asal yaitu Makassar (return to base/ RTB).

"Keputusan tersebut sudah sesuai prosedur operasional dikarenakan ada technical dan membutuhkan pengecekan pesawat di darat," kata Danang dalam siaran pers, Rabu (13/2/2019).

Keputusan ini menurut Danang sudah dijalankan sesuai standar prosedur (SOP). Pesawat akhirnya mendarat secara normal di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.24 WITA.

Sesaat setelah mendarat dan posisi pesawat sudah sempurna di landas parkir, seluruh penumpang diarahkan dan dibawa menuju ruang tunggu keberangkatan, guna mendapatkan informasi lebih lanjut dan pelayanan terbaik.

Foto: infografis/Sejarah Lion Air Bersama Boeing/Aristya Rahadian Krisabella
"Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu atas ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air sudah menginformasikan terkait penundaan keberangkatan kepada seluruh penumpang dan akan memberangkatkan dengan pesawat Lion Air lainnya," jelas Danang.

"Lion Air juga memfasilitasi permintaan penumpang, seperti yang akan melakukan pengembalian dana (refund) dan perubahan jadwal terbang (reschedule) sesuai ketentuan," katanya lagi.


Lion Air telah memberangkatkan kembali JT-780D (12/ 02) pukul 23.35 WITA dengan menggunakan armada lainnya yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP, yang mengangkut tujuh kru beserta 136 penumpang.

"Pesawat sudah tiba di Palu pukul 00.35 WITA. Lion Air telah meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu. Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sudah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan, serta dinyatakan laik terbang."

Pesawat Lion Air dengan nomor Penerbangan JT-507rute dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) gagal terbang hari ini, Senin (11/2/2019), pukul 13.00 WIB.

Manajemen Lion Air mengungkapkan keputusan tersebut diambil guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan dikarenakan pesawat mengalami kendala teknis (technical).

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurut dia, Lion Air JT-507 rute Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, ke Soekarno-Hatta, Banten, sudah dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Sebelumnya sempat ramai, kabar yang mengungkapkan pesawat Lion Air hanya mengangkut 3 orang penumpang untuk rute Bandara Internasional Minangkabau, Padang, dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 8 Februari lalu.

Namun manajemen Lion membantah kabar tersebut.


Saksikan video mengenai tarif bagasi baru Lion Air berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading