Internasional

Bukan Sri Mulyani, Inilah Sosok yang akan Jadi Bos Bank Dunia

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
05 February 2019 14:45
Bukan Sri Mulyani, Inilah Sosok yang akan Jadi Bos Bank Dunia
Washington DC, CNBC Indonesia - Kursi Presiden Bank Dunia telah kosong terhitung 1 Februari 2019. Ini setelah Jim Yong Kim mengundurkan diri dari jabatan itu dan telah diumumkan pada bulan lalu. Spekulasi perihal pengganti Kim pun mengemuka, bahkan hingga menyeret nama Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati.



Namun, Politico pada Senin (4/2/2019), merilis sosok pengganti Kim adalah pejabat senior di Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) David Malpass. Keputusan itu akan diumumkan pada Rabu (6/2/2019) waktu setempat, demikian laporan Politico mengutip sumber di internal pemerintah AS.


Merespons pemberitaan itu, juru bicara Gedung Putih enggan berkomentar. Begitupula juru bicara Departemen Keuangan AS. Akan tetapi, sumber diplomatik Eropa mengatakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah memberi tahu ihwal Malpass yang masuk dalam nominasi. Sang sumber menyebut pemegang saham dari Eropa di Bank Dunia tidak akan menghalangi rencana itu.
Bukan Sri Mulyani, Inilah Sosok yang akan Jadi Bos Bank DuniaFoto: Reuters

Apabila ini terwujud, maka akan menjadi sesuatu yang menarik. Sebab pada 2017 lalu, Malpass sempat mengkritik Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, dan lembaga multilateral lainnya.

Selama dua tahun terakhir, Malpass juga mendorong Bank Dunia untuk menghentikan pemberian pinjaman ke China, yang menurutnya terlalu kaya untuk menerima bantuan, terutama ketika Beijing telah menundukkan beberapa negara berkembang termasuk Sri Lanka dan Pakistan untuk membereskan beban utang melalui "One Belt One Road ". China adalah pemegang saham terbesar ketiga Bank Dunia setelah Jepang.

Tapi tahun lalu, Malpass membantu menegosiasikan paket reformasi pinjaman Bank Dunia terkait dengan peningkatan modal senilai US$ 13 miliar yang bertujuan membatasi pinjaman bank dan lebih memfokuskan sumber daya pada negara-negara miskin. Reformasi itu juga membatasi pertumbuhan gaji staf Bank Dunia.

Malpass, 62, adalah penasihat ekonomi Trump selama kampanye dalam Pemilu 2016. Dia menjabat sebagai kepala ekonom di Bear Stearns and Co sebelum tahun 2008 dan bertugas di Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri di bawah Presiden Ronald Reagan dan George H.W. Bush.
Simak video proyeksi Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah ini.
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading