Holding BUMN Perumahan Rampung Pekan Depan

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
02 February 2019 18:25
Holding BUMN Perumahan Rampung Pekan Depan
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara menargetkan rencana induk usaha (holding) BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan akan rampung pekan depan.

Hal itu diutarakan Menteri BUMN Rini Soemarno saat menyambangi acara Indonesia Property Expo di Balai Sidang Jakarta. Menurutnya, rencana holding BUMN Perumahan sudah dalam tahap finalisasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sekarang tinggal finalisasi yang ada di Kementerian PUPR. Insyallah minggu depan ini selesai semua," kata Rini, Sabtu (2/2/2019).


Rini menjanjikan, proses holding tersebut tidak akan mundur dari jadwal yang semula telah ditetapkan.

"Insyallah enggak (molor), doakan ya," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, holding BUMN Sektor Perumahan dan Pengembangan Kawasan selangkah lagi terealisasi setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk, pada Rabu (30/1/2019).

Rapat itu memutuskan menanggalkan label Persero PTPP dalam rangka pembentukkan holding tersebut. Sebelumnya, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) juga melakukan hal yang sama yakni menghilangkan nama Persero, sebagai tahapan yang harus dilalui dalam pembentukan holding BUMN perumahan.

WIKA dan PTPP bakal bergabung sebagai anggota holding lain di bawah kendali Perum Perumnas (Persero) sebagai induk usaha.

Selain dua BUMN karya itu, perusahaan pelat merah lain yang harus melepas label Persero yakni PT Virama Karya, PT Amarta Karya, PT Indah Karya, dan PT Bina Karya. Adapun Perumnas bakal mendapat kucuran penyertaan modal negara (PMN) untuk menahkodai anak usahanya.

Sebagaimana hasil RUPSLB PTPP, sebanyak 51% saham Seri B milik PTPP akan dialihkan sebagai PMN ke dalam modal saham Perumnas sebagai holding, sedangkan saham Seri A PTPP tetap dimiliki oleh pemerintah.






(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading