Sandiaga: Rantai Distribusi Terlalu Panjang Bebani Rakyat

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
05 January 2019 15:56
Sandiaga: Rantai Distribusi Terlalu Panjang Bebani Rakyat
Jakarta, CNBC Indonesia - Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahudin Uno menyebut, rantai distribusi bahan pangan yang terlalu panjang di Indonesia membuat harga-harga tidak stabil. Hal itu, menurut Sandi, membebani masyarakat.

Keluhan harga yang tidak stabil didengar Sandiaga saat berkunjung ke Pasar Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hari ini. Di sana ia bertemu dengan pedagang ayam yang mengeluhkan sulitnya mencari untung saat harga terus merangkak naik. Menanggapi itu Sandiaga mengatakan solusinya adalah rantai distribusi sederhana.

"Kami akan ciptakan rantai distribusi yang sederhana, terbuka dan berkeadilan. Sehingga harga terjangkau dan pedagang seperti Aci dan Dahlia bisa tenang berjualan tanpa khawatir harga yang naik turun," terang Sandi, hari ini.
Sandiaga: Rantai Distribusi Terlalu Panjang Bebani RakyatFoto: Sandiaga Uno di Samarinda Jalan Pahlawan, Sidodadi, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, (5/1/2019) (dok. Gerindra)

Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan, sedari awal memang fokus Prabowo-Sandi ialah menggerakan ekonomi rakyat. Hal itu karena keluhan ketidakstabilan harga selalu ada tiap ia bersosialisasi ke seluruh Indonesia.


"Harga-harga stabil dan terjangkau, penciptaan dan penyediaan lapangan kerja dan mengerakkan ekonomi rakyat menjadi fokus kami. Keluhan yang sama kami terima tiap hari dalam bersosialisasi di seluruh Indonesia. Kemarin di Tarakan, Bu Syarifah atau Mak Ijah malah bilang harga ayam Enam puluh lima ribu rupiah," ucap Sandi.

Bila terpilih sebagai wakil presiden nantinya, Sandiaga berjanji akan memperbaiki nasib para pengusaha kecil, menengah, petani, nelayan, pedagang pasar dan seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami akan stop impor bahan pokok, khususnya ketika petani panen dan memberikan kesemoatan kerja kepada anak negeri ketimbang tenaga kerja asing " ucap mantan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) tersebut. (dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading