Menko Darmin Sebut Harga Beras Bisa tak Naik, Asal...

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
04 January 2019 18:11
Menko Darmin Sebut Harga Beras Bisa tak Naik, Asal...
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta Bulog yang dipimpin Budi Waseso meningkatkan efektivitas Operasi Pasar (OP) dari yang saat ini baru terserap sekitar 2 ribu ton hingga 3 ribu ton per hari. Hal itu untuk memastikan harga beras tidak kembali naik awal tahun ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah meminta agar OP beras Bulog terserap 15 ribu ton per hari. Pun Darmin Nasution dalam suatu kesempatan di kantornya pada pengujung 2018 yang lalu.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, harga beras kualitas medium di penggilingan pada Desember 2018 sebesar Rp 9.798/kg, naik 2,03% dibandingkan November (month-to-month/mtm). Adapun harga beras kualitas premium di penggilingan naik 0,48% secara mtm menjadi Rp 9.818/kg.




Darmin menilai, jaringan yang dimiliki Bulog saat ini belum cukup luas sehingga beras Bulog belum bisa menjangkau seluruh pedagang beras kecil. Untuk itu, dia berharap Bulog dapat berkolaborasi memanfaatkan jaringan perdagangan beras yang dimiliki pedagang-pedagang besar.

"Kalau itu berjalan, tidak ada alasan harga beras naik karena beras kita banyak. Bulog itu saat ini memiliki, barangkali sudah di atas tiga juta ton," ujar Darmin di kantornya, Jumat (4/1/2019).
Menko Darmin Sebut Harga Beras Bisa tak Naik, Asal...Foto: Muhammad Luthfi Rahman

Mantan gubernur Bank Indonesia (BI) itu menambahkan, terkadang kecenderungan harga beras naik menjelang Lebaran dan akhir tahun juga disebabkan oleh banyaknya pedagang beras yang memilih untuk tidak berjualan dan pulang kampung.

"Pedagangnya pergi. Itu pasti harganya naik karena pedagangnya kurang. Ada hal-hal seperti itu yang terjadi di pasaran, walaupun tidak semua karena itu," kata Darmin menjelaskan.
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading