Trump: 2018 Merupakan Tahun yang Fantastis Bagi AS

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
01 January 2019 14:19
Selain kesepakatan dengan dua sekutunya, Trump juga menyinggung tentang kesepakatan yang berhasil ia capai dengan Korea Utara dan Selatan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Jelang penutupan 2018 Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali rasa bangganya atas capaian Amerika Serikat (AS) selama 2018. Trump mengatakan AS telah mencapai kemajuan yang sangat pesat dalam berbagai bidang, khususnya dalam bidang ekonomi, selama dua tahun awal kepemimpinannya dan AS juga berhasil melakukan negosiasi dagang dengan sejumlah negara.

"Saya ingin katakan bahwa tidak pernah terjadi di pemerintahan manapun dan saya bangga bahwa pemerintah telah melakukan lebih daripada pemerintahan lainnya dalam waktu dua tahun ini," ujar Trump melalui video yang di posting di akun twitter resmi Gedung Putih, @WhiteHouse, Selasa (1/1/2019).
Setelah menyampaikan ucapan selamat tahun barunya, dalam video itu Trump mengklaim ia telah berhasil menaikkan tingkat upah dan menciptakan banyak lapangan pekerjaan, dan kehidupan rakyat Amerika telah lebih baik dari sebelumnya.


"Upah naik untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun. Orang-orang mendapatkan lebih banyak uang. Mereka mengerjakan satu pekerjaan, bukan dua atau tiga." Jelasnya.

Dalam video itu Trump juga membanggakan capaiannya karena berhasil membuat kesepakatan perdangan dengan Meksiko dan Kanada, yang merupakan sekutu utamanya di wilayah Amerika Utara.

Seperti diketahui, Trump pada bulan Oktober lalu telah berhasil membuat Meksiko dan Kanada menyetujui perjanjian perdagangan baru yang disebut USMCA, untuk menggantikan pakta perdagangan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Selama kampanye presiden tahun 2016, Trump berjanji untuk menulis ulang isi perjanjian NAFTA atau meninggalkan kesepakatan perdagangan yang sudah berusia puluhan tahun itu.

Selain kesepakatan dengan dua sekutunya, Trump juga menyinggung tentang kesepakatan yang berhasil ia capai dengan Korea Utara dan Selatan.

"Kami membuat kesepakatan dengan Korea Selatan yang banyak orang sebut sulit dicapai. Kami membuat kesepakatan mengenai nuklir dengan Korea Utara." Katanya.

Dalam video berdurasi 1 Menit 53 detik itu Trump juga membahas masalah tembok perbatasan yang telah menyebabkan ditutupnya pemerintahan AS. Ia juga membanggakan keberhasilannya memindahkan kedutaan besar AS ke Jerusalem.

"Kami memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem di Israel. Saya berjanji dan saya melakukannya." Ujarnya bangga.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading